Kumparan Logo

Tiket Whoosh Kelas Ekonomi Dijual Rp 150 Ribu hingga November 2023

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) saat menunggu keberangkatan di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/9/2023). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) saat menunggu keberangkatan di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/9/2023). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menjual tiket kereta cepat Whoosh dengan harga promo Rp 150 ribu untuk kelas premium economy, dari harga normal Rp 300 ribu alias diskon 50 persen hingga akhir November 2023.

Kereta cepat Whoosh resmi beroperasi secara komersial dengan perjalanan berbayar perdana mulai besok, 18 Oktober 2023. Harga promo tersebut berlaku untuk keberangkatan besok hingga 30 November 2023.

Adapun calon penumpang Whoosh bisa mengakses pembelian tiket di beberapa aplikasi resmi yaitu Whoosh Kereta Cepat, Access by KAI dan Livin by Mandiri mulai hari ini.

Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, promo ini diberikan sebagai upaya mengurangi kemacetan dan polusi sebagai dampak tingginya penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya.

“Diharapkan melalui beragam promo tiket Kereta Cepat Whoosh yang dihadirkan dapat menarik minat masyarakat untuk beralih dari jalan raya ke transportasi publik berbasis rel khususnya kereta cepat,” ujarnya saat Peresmian aplikasi Whoosh di Stasiun Halim, Selasa (17/10).

Direktur utama (Dirut) KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, di Balai Kota, Bandung, Jawa Barat, Senin (26/12/2022). Foto: Arif Syamsul Ma'arif/kumparan

Begini Cara Beli Tiket Whoosh Rp 150.000

Masyarakat yang ingin mendapatkan tiket Kereta Cepat Whoosh seharga Rp 150.000 dapat memesan tiket melalui aplikasi resmi yaitu Whoosh Kereta Cepat maupun Access By KAI, Livin by Mandiri, dan menyusul dalam waktu dekat di aplikasi BRImo dan BNI Mobile Banking.

Mulai hari ini pula, pembayaran tiket Kereta Cepat Whoosh telah dapat dilakukan di berbagai channel pembayaran serta Virtual Account Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Aplikasi Whoosh Kereta Cepat sudah bisa diunduh melalui Google Play Store dan App Store.

Dwiyana menuturkan, dengan aplikasi Whoosh, penumpang akan lebih mudah untuk melihat jadwal, melakukan pemesanan, hingga melakukan boarding melalui QR Code tiket yang akan muncul di Aplikasi setelah melakukan pemesanan.

“Harapannya, melalui sinergi yang baik antara KCIC, KAI, perbankan, dan seluruh stakeholder lainnya, calon penumpang akan lebih mudah untuk mendapatkan tiket kereta cepat Whoosh,” jelasnya.

embed from external kumparan

Selain itu, lanjut dia, dalam rangka ulang tahunnya yang ke-8, KCIC juga memberikan reward bagi penumpang yang sebelumnya telah membeli tiket perjalanan 18 s.d 23 Oktober 2023.

“KCIC akan memberikan tiket gratis sesuai jumlah tiket yang telah dibeli sebelumnya dengan menunjukkan tiket yang telah dibeli disertai ID Card di loket Stasiun. Reward tiket tersebut dapat ditukarkan untuk perjalanan Kereta Cepat Whoosh hingga 30 November 2023,” tutur Dwiyana.

Dwiyana menjelaskan, Kereta Cepat Whoosh adalah layanan kereta komersial sehingga ke depan penetapan tarif akan menggunakan strategy dynamic pricing dan mengikuti pola permintaan, serta strategi perusahaan dengan menggunakan perhitungan dan kajian.

Ke depan, kata dia, KCIC juga akan terus menghadirkan berbagai promo tiket untuk masyarakat, lansia, pelajar dan bekerja sama dengan Instansi, TNI, Polri, dan lainnya. Bundling dengan paket perjalanan, paket wisata, serta berbagai event menarik lainnya.

Peresmian promo dan penjualan tiket Kereta Cepat Whoosh melalui aplikasi mobile dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri 2 BUMN Rosan Roeslani, Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, Direktur Operasi KAI Awan Hermawan, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto.