Kumparan Logo

Tindak Pembobol Rekening Nasabah, BTPN Blokir Akun Jenius Penerima Dana Penipuan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi aplikasi Jenius. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aplikasi Jenius. Foto: Shutter Stock

Sejumlah nasabah mengalami penipuan berkedok customer services Jenius BTPN. Mereka kehilangan tabungan ratusan juta rupiah tak lama setelah mendapatkan panggilan telepon dari penipu tersebut.

Kejadian ini membuat manajemen Jenius BTPN buka suara. Perusahaan menegaskan telah memblokir akun Jenius yang dijadikan tempat penerima dana yang dibobol. Berikut fakta-faktanya:

kumparan post embed

3 Kasus Pembobolan Nasabah Jenius dalam Waktu Berdekatan

Dalam sepekan, kumparan mendapatkan berita 3 kasus penipuan yang dialami nasabah Jenius. Kasus pertama dialami Theresia Avila. Perempuan yang akrab disapa Riri ini kehilangan tabungan Rp 110 juta pada tanggal 14 Juli 2021.

Nasib serupa lebih dulu dialami Candra Wirawan pada tanggal 10 Juli 2021. Jumlah tabungan Candra yang dibobol dengan modus yang sama mencapai Rp 220 juta rekening deposito dan Rp 21,5 juta saldo rekening aktif.

Berita terakhir yang kumparan dapatkan, yakni nasabah bernama Tubagus Arry yang kehilangan uang tabungan lebih besar lagi pada tanggal 4 Juni 2021, yakni sebesar Rp 584 juta.

BTPN Sudah Blokir Akun Penerima Dana Penipuan

Ilustrasi Bank Jenius. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Manajemen BTPN mengaku telah memblokir akun penerima dana penipuan. Hal ini disampaikan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal dan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK serta kepada PT Bursa Efek Indonesia.

Perusahaan pun telah menghubungi nasabah Jenius yang menjadi korban penipuan yaitu Theresia Avila dan Chandra Wirawan.

"Perseroan telah memblokir akun Jenius penerima dana penipuan pada kesempatan pertama ketika nasabah melapor ke Jenius Help," kata manajemen dikutip kumparan, Rabu (28/7).

kumparan post embed