Kumparan Logo

Tips Hemat Memberi Hadiah Parsel Lebaran

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pasar parsel musiman di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Foto: Ema Fitriyani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pasar parsel musiman di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Foto: Ema Fitriyani/kumparan

Tiap menjelang Lebaran, ada tradisi memberi hadiah parsel kepada sanak keluarga. Meski tak diwajibkan, namun rasanya ada yang kurang lengkap jika dilewatkan.

Memang niatnya bagus sebagai bentuk syukur dan menjalin keakraban. Namun ingat, memberi hadiah parsel juga perlu bijak lho agar keuangan tak bocor. Bagaimana caranya?

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE), Mike Rini Sutikno mengatakan agar bisa hemat untuk anggaran memberi parsel, maka hal penting yang perlu dilakukan ialah menentukan anggaran sesuai dengan kebutuhan.

"Yang perlu dipahami tradisi ini bukanlah kewajiban, jadi sesuai kemampuan tak perlu memaksakan diri," ujarnya kepada kumparan, Jumat (31/5).

Berkenaan itu, kata dia, sebaiknya anggaran untuk parsel juga bisa ditetapkan. Misalnya saja maksimal 10 persen dari Tunjangan Hari Raya (THR).

"Dari budget sebesar itu, tentukan berapa orang, siapa saja dan berapa nilai parselnya," imbuh dia.

Kebutuhan parsel untuk lebaran. Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Mike lantas menyarankan, anggaran itu kemudian perlu dirinci menyesuaikan dengan list kerabat yang dituju. Caranya, bisa menyesuaikan kebutuhan sesuai dengan usianya.

"Sesuaikan apa isi parselnya dengan kebutuhan atau profil dari penerima parsel, bisa jadi parsel Lebaran anda berupa paket sembako, perlengkapan ibadah, paket kue kering, peralatan makan, atau rangkaian bunga," papar dia.

Agar anggaran tak melebar, maka Mike menekankan agar bisa disiplin dalam anggaran. Sebab, masih banyak kebutuhan lainnya yang mesti dicukupi saat momen Lebaran.

"Jadi tidak semua orang di kasih parsel, uangnya bisa tak cukup. Bahkan, sampai memaksakan diri berutang demi memberikan parsel Lebaran, jangan," tutupnya.