Kumparan Logo

Tommy Soeharto Dipanggil Satgas BLBI karena Tunggak Rp 2,6 T, Ini Fakta-faktanya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tommy Soeharto. Foto: ROMEO GACAD / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Tommy Soeharto. Foto: ROMEO GACAD / AFP

Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto hari ini, Kamis (26/8), dipanggil Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI atau Satgas BLBI.

Putra bungsu Presiden ke-2 RI Soeharto dipanggil dengan status sebagai mantan bos PT Timor Putra Nasional (TPN). Ketua Umum Partai Berkarya tersebut disebut menunggak Rp 2,6 triliun terhitung sejak 2009.

Tommy bukan satu-satunya yang bakal dipanggil Satgas BLBI. Setidaknya, ada 48 obligor dan debitur yang bakal dipanggil terkait perkara BLBI. Berikut fakta-faktanya:

kumparan post embed

Satgas BLBI Bakal Panggil Tommy Soeharto Terkait Tunggakan Rp 2,6 Triliun

Mantan bos PT Timor Putra Nasional, Tommy Soeharto bakal dipanggil Satgas BLBI pada Kamis (26/8). Pemanggilan ini terkait tunggakan sebesar Rp 2,6 triliun.

"Agenda pemanggilan untuk menyelesaikan hak tagih dana negara berdasarkan penetapan jumlah piutang negara nomor PJPN-375/PUPNC.10.05/2009 tanggal 24 Juni 2009 setidak-tidaknya sebesar Rp 2.612.287.348.912,95,” demikian dinyatakan Satgas BLBI di pengumuman BLBI di media massa.

Ilustrasi mobil sedan Timor. Foto: ROMEO GACAD / AFP

Timor, Kisah Mobil Nasional yang Gagal

Jauh sebelum pemanggilan Tommy Soeharto, ada cerita tentang Timor. Ini adalah merek mobil yang digadang-gadang bakal jadi mobil nasional produksi perusahaan yang dibentuk Tommy tahun 1996.

Penunjukan pelaksana program mobil nasional ini jatuh ke tangan PT TPN. Di tahap awal, TPN mengimpor langsung mobil KIA Sephia dari Korea Selatan secara utuh (Completely Built-Up/CBU). Mobil buatan KIA Motors itu kemudian diganti logo dan mereknya jadi Timor.

kumparan post embed

Untuk menjalankan bisnisnya, Tommy Soeharto melalui PT TPN mendapat pinjaman dari Bank Bumi Daya. Untuk meraih pinjaman itu, PT TPN menjaminkan rekening giro dan deposito sebesar Rp 1,2 triliun.

Dari pinjaman tersebut, PT TPN disebut masih punya tunggakan sebesar Rp 2,3 triliun. Bank Bumi Daya sendiri telah ditutup pasca-krisis ekonomi 1998 dan digabungkan jadi Bank Mandiri.

Ilustrasi mobil sedan Timor. Foto: JOHN MACDOUGALL / AFP

Ada 48 Obligor yang Bakal Dipanggil Satgas BLBI

Satgas BLBI ternyata bakal memanggil sebanyak 48 obligor dan debitur terkait kasus BLBI.

Hal itu diungkapkan Menko Polhukam Mahfud MD, selaku Ketua Pengarah Satgas BLBI. Menurutnya, sebanyak 48 obligor dan debitur terkait BLBI itu memiliki total kewajiban mengembalikan utang kepada negara sebesar Rp 111 triliun.

Tommy Soeharto sendiri hingga perhitungan terakhir utangnya Rp 2,6 triliun. Di luar Tommy Soeharto, lanjut Mahfud, masih banyak yang utangnya belasan triliun untuk BLBI dan semuanya dipanggil.

“Ini adalah uang rakyat, dan saat ini rakyat sedang susah, sehingga tidak boleh utang tidak dibayar” tegas Mahfud dalam tayangan di akun Youtube Kemenko Polhukam.