Unilever Akan Buka Hub Value Chain di KEK Sei Mangkei, Groundbreaking Agustus

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang terletak Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi salah satu kawasan yang berhasil menarik investasi dari perusahaan multinasional.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan Unilever Global ingin menjadikan KEK Sei Mangkei sebagai salah satu pusat atau hub dalam rantai nilai global atau global value chain perusahaan.
“Itu Unilever Global, beda dengan unilever Indonesia. Jadi (KEK) Sei Mangkei, itu dijadikan hub untuk global value chain. Sudah bagus posisinya,” kata Susi saat ditemui usai penandatangan MoU di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (6/7).
Susi menyatakan, Unilever Global berencana memulai pembangunan atau groundbreaking proyek tersebut di KEK Sei Mangkei pada Agustus, yang akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Agustus ini mengundang Pak Menko dengan kami untuk meresmikan proyek baru dari Unilever Global,” sebut Susi.
Ia memastikan, proyek tersebut merupakan realisasi investasi, bukan sekadar komitmen investasi. Menurut Susi, pemilihan KEK Sei Mangkei sebagai hub global value chain menunjukkan tingginya kepercayaan Unilever Global terhadap kawasan tersebut.
Namun, Susi menyatakan belum dapat menyampaikan rincian mengenai nilai investasi maupun target penyerapan tenaga kerja karena data tersebut masih perlu dikonfirmasi.
“Karena, kan, di data semua, di BPS, kan, kita input data, dihitung, karena di kawasan, kan, gampang hitungnya. Jadi semuanya di record dengan baik data-data itu,” tutur Susi.
