Kumparan Logo
kumparanBISNIS
verified-green
12 Jan 2026
Pemicu Demo Besar di Iran: Inflasi Melejit-Cari Kerja Sulit
Gelombang demonstrasi di Iran memanas dipicu krisis ekonomi yang kian memburuk, mulai dari lonjakan biaya hidup, inflasi tinggi, hingga sulitnya lapangan pekerjaan. Aksi protes bermula di Teheran pada akhir Desember usai nilai tukar rial anjlok ke titik terendah sepanjang sejarah. Kondisi ekonomi yang terpuruk akibat sanksi internasional berkepanjangan membuat tekanan terhadap masyarakat makin berat. Nilai rial dilaporkan merosot sekitar 40 persen, inflasi pangan melonjak hingga 70 persen, serta diperparah kekeringan dan buruknya pengelolaan sumber daya air. Seiring makin banyak warga jatuh miskin, kemarahan publik juga mengarah pada elite yang dinilai tetap terlindungi karena kedekatan politik. Sejumlah analis menilai gelombang protes kali ini berpotensi membawa perubahan besar. Kepala geoekonomi Timur Tengah Bloomberg Economics, Dina Esfandiary, bahkan memprediksi Republik Islam Iran kemungkinan tidak bertahan dalam bentuknya saat ini hingga akhir 2026.
comment2

2 Komentar