

kumparanBISNIS
27 Mar 2026
Darurat Energi, Filipina Akhirnya Impor Minyak Rusia
Sebuah kapal yang membawa lebih dari 700.000 barel minyak mentah Rusia tiba di Filipina di tengah kondisi darurat energi akibat perang di Timur Tengah. Kapal Sara Sky berbendera Sierra Leone itu diketahui membawa minyak dari pipa ESPO Rusia dan berlabuh di pelabuhan Limay, lokasi kilang milik Petron Corp.
Filipina yang sangat bergantung pada impor energi kini menghadapi tekanan akibat lonjakan harga bahan bakar setelah penutupan sebagian Selat Hormuz. Presiden Ferdinand Marcos menyebut cadangan energi negara diperkirakan hanya cukup untuk 45 hari ke depan.
