Virus Corona Masuk Indonesia, Hand Sanitizer Dibanderol Rp 180.000 per Botol

Ibu dan anak asal Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif virus Corona, Senin (2/3). Kabar ini lantas membikin warga seketika khawatir.
Orang-orang mulai ramai memborong persediaan makanan. Selain itu, masker dan hand sanitizer juga masuk dalam daftar barang yang dicari warga.
kumparan mendatangi beberapa apotek dan minimarket untuk mengetahui stok dua barang itu yang mereka punya. Hasilnya, masker dan hand sanitizer sudah tidak ada lagi.
Lokasi lain saat ini yang masih memiliki stok cukup banyak yakni Pasar Pramuka, Jakarta Pusat. Hanya saja, harga untuk masker sudah mencapai angka yang mengagetkan.
Masker termurah saja dijual Rp 180.000. Sementara yang termahal Rp 1,1 juta, itu pun bukan merek N95 yang memang sudah sulit didapat.
Biasanya, harga masker paling murah dibanderol Rp 15 ribu. Sedangkan harga masker merek N95 sebelum ada virus corona harganya hanya Rp 80 ribu.
Harga hand sanitizer tak mau ketinggalan melambung. Sebab, cairan antiseptik ini juga turut langka seperti masker.
Salah satu pedagang bernama Johan mengatakan, tokonya mematok harga Rp 180.000 untuk botol besar hand sanitizer. Sedangkan botol kecil dijual Rp 40.000.
Padahal, biasanya harga hand sanitizer untuk ukuran botol besar, hanya dibanderol Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per botolnya.
"Hand sanitizer Rp 180.000. Yang kecil itu Rp 40.000. Itu memang sudah naik," ujar Johan melayani pelanggan.
Harga cukup fantastis itu nyatanya tak menciutkan niat warga membeli. Tampak seorang pembeli memborong 10 botol hand sanitizer.
"Ya namanya juga butuh. Daripada kena (corona)," ujar pembeli yang diketahui bernama Rijal itu.
Aktivitas jual beli masker dan hand sanitizer terpantau cukup ramai, meski sebenarnya pasar sudah hampir tutup pada pukul 18.00 WIB.
