Bisnis
·
17 Juli 2020 13:34

Zulficar soal Lepas Jabatan Dirjen KKP: Mundur atau Dimundurkan, Tak Penting

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Zulficar soal Lepas Jabatan Dirjen KKP: Mundur atau Dimundurkan, Tak Penting (16056)
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Zulficar Mochtar. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
Hari ini, Jumat (17/7), menjadi hari terakhir Zulficar Mochtar menjabat sebagai Dirjen Perikanan Tangkap di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Zulficar memutuskan mundur dari jabatan yang telah diisinya sejak era KKP masih dipimpin Susi Pudjiastuti pada tahun 2018.
ADVERTISEMENT
Informasi Dirjen KKP mundur itu mengemuka lewat surat pengunduran diri yang beredar pada Rabu (15/7). Namun, Kementerian KKP kemudian membantah hal itu dan menyatakan Zulficar telah diberhentikan sejak Selasa (14/7) dengan alasan jabatan tersebut tak bisa diisi orang yang bukan PNS.
Melalui akun facebook pribadinya, Zulficar kemudian memberikan penjelasan soal keputusannya untuk mundur sebagai salah satu pejabat eselon 1 di KKP. Dalam status tersebut, ia juga menyatakan tidak mau mempermasalahkan kebenaran soal mundur atau diberhentikan itu.
"Ada polemik di publik tentang apakah mundur dan dimundurkan. Sudahlah, tidak penting. Saya tidak akan mempertanyakan atau minta klarifikasi ke KKP, KKP rumah saya selama beberapa tahun ini," tulis Zulficar, Jumat (17/7).
Ia juga kembali menegaskan bahwa masalah prinsip menjadi alasan mengapa dia memutuskan untuk mundur. Dia pun menampik pilihannya itu semata untuk alasan gagah-gagahan saja.
Zulficar soal Lepas Jabatan Dirjen KKP: Mundur atau Dimundurkan, Tak Penting (16057)
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Selain itu, Zulficar juga memastikan bahwa hubungannya bersama Menteri KKP Edhy Prabowo hingga saat ini masih baik-baik saja. Ia juga memberikan kesan bernada positif terhadap atasannya selama 8 bulan terakhir ini.
ADVERTISEMENT
"Saya mohon maaf memilih langkah yang tidak populer. Mundur. Bukan untuk gagah-gagahan. Sederhana saja: prinsip jangan ditawar, jabatan bukan segalanya," tegasnya.
Zulficar diboyong oleh Susi Pudjiastuti ke Kementerian KKP pada Maret 2016. Kala itu, jabatan yang diberikan Susi kepadanya yakni Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan.
Sebelum bergabung dengan KKP, lulusan Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Hasanuddin ini memang sudah berkecimpung di sektor kelautan dan perikanan.
Dia pernah menjadi Direktur Indonesia Maritim Institut pada 2011-2012 dan Koordinator Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia pada 2007-2013. Selain itu Zulficar pernah menjadi peneliti di United States Agency for International Development (USAID).
Adapun posisi yang ia tinggalkan itu, belakangan tengah menjadi sorotan karena adanya beberapa kebijakan yang cukup kontroversi. Sebut saja penghapusan larangan penggunaan cantrang, hingga dibukanya keran ekspor benih lobster.
ADVERTISEMENT