17 April 1994: Persib Juarai Kompetisi Perserikatan Edisi Pemungkas

Kompetisi Perserikatan PSSI yang digelar sejak 1931 akhirnya sampai pada edisi penutup di musim 1993/94. Persib Bandung sukses jadi tim yang meraih gelar juara di kompetisi Perserikatan edisi pemungkas ini.
Seiring dengan berdirinya PSSI (kala itu namanya Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia) pada 1930, kompetisi Perserikatan pun lahir sebagai wadah bagi tim-tim Perserikatan macam Persib, Persija, maupun Persebaya untuk berkompetisi.
Dalam sejarahnya, banyak tim yang sudah mencicipi gelar juara Perserikatan, seperti Persija (9 kali), Persis Solo (7 kali), Persebaya (4 kali), dan PSMS Medan (5 kali). PSIM Yogyakarta dan Persiraja juga pernah merasakan gelar Perserikatan ini.
Setelah berlangsung selama kurang lebih 63 tahun lamanya, kompetisi Perserikatan mencapai edisi akhir pada musim 1993/94. Nah, Persib berhasil meraih gelar Perserikatan di edisi pemungkas ini.
Dalam kompetisi Perserikatan 1993/94, Persib diperkuat oleh pemain-pemain masyhur, macam Robby Darwis, Yudi Guntara, Kekey Zakaria, Yusuf Bachtiar, maupun Sutiono Lamso. Mereka juga dilatih oleh pelatih karismatik bernama Indra Thohir.
Perjalanan Persib di kompetisi Perserikatan 1993/94 terbilang mulus. Mereka lolos ke babak 8 besar sebagai pemimpin klasemen Wilayah Barat. Pada babak semifinal, mereka menundukkan Persija lewat babak adu penalti.
Dalam laga final yang dihelat 17 April 1994 di Stadion Utama Senayan, Jakarta, Persib sukses menundukkan PSM Ujungpandang (PSM Makassar) dengan skor 2-0. Gol-gol mereka saat itu dicetak oleh Yudi Guntara dan Sutiono Lamso.
Gelar ini sekaligus menjadi gelar Perserikatan keenam yang diraih Persib. Sebelumnya, 'Maung Bandung' menyabet gelar Perserikatan di tahun 1937, 1950, 1961, 1986, serta 1990.
Setelah 1994, atau ketika PSSI dalam masa kepemimpinan Azwar Anas, Perserikatan dileburkan dengan Galatama menjadi Liga Indonesia. PSSI saat itu ingin memadukan fanatisme di Perserikatan dengan profesionalisme yang ada di Galatama.
Apiknya lagi, dalam gelaran Liga Indonesia I 1994/95, Persib kembali meraih gelar juara setelah mengandaskan Petrokimia Putra di babak final. Mereka menutup Perserikatan dan membuka Liga Indonesia dengan gelar juara.
===
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
