Kumparan Logo

3 Calon Pemilik Baru Liverpool, Ada Sepupu Investor Man City Hingga AC Milan

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Liverpool. Foto: Jason Cairnduff/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Liverpool. Foto: Jason Cairnduff/REUTERS

Liverpool tampaknya akan memiliki bos anyar dalam waktu dekat. Hal usai pemilik saham mayoritas The Reds, Fenway Sports Group (FSG), membuka peluang bagi para pengusaha atau miliuner untuk mengambil alih klub.

Dalam pernyataan resmi, FSG siap mendengarkan pelbagai tawaran yang masuk. FSG berniat menjual saham mayoritas demi kebaikan Liverpool di masa yang akan datang.

"Ada sejumlah perubahan kepemilikan baru-baru ini dan rumor perubahan kepemilikan di klub-klub Liga Inggris, dan mau tidak mau, kami ditanya secara teratur tentang kepemilikan Fenway Sports Group di Liverpool," tulis pernyataan FSG dikutip dari Liverpool Echo.

“Sebelumnya, FSG telah menerima banyak tawaran dari pihak ketiga yang ingin memegang saham mayoritas Liverpool. FSG kini tak akan menutup pintu asal penawaran yang diberikan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang tepat. Kami akan mempertimbangkan hal itu demi kebaikan Liverpool sebagai klub sepak bola,” lanjut pernyataan tersebut.

Pemain Liverpool Mohamed Salah merayakan gol kedua mereka dengan rekan satu tim di Tottenham Hotspur Stadium, London, Inggris, Minggu (6/11/2022). Foto: David Klein/REUTERS

FSG menguasai saham mayoritas klub sejak 2010 silam. Mereka mengambil alih Liverpool dari Tom Hicks dan George Gillett. Waktu itu, FSG merogoh kocek hingga 300 juta poundsterling untuk menguasai klub yang bermarkas di Anfield tersebut.

Pada Mei 2022, Forbes memperkirakan harga jual Liverpool menyentuh angka 3,89 miliar poundsterling. Namun dewasa ini sejumlah pihak meyakini bahwa harga jual The Reds telah melonjak. Hal ini diakibatkan usai Todd Boehly dan kolega membeli Chelsea dengan mahar sebesar 4,25 miliar poundsterling.

Lantas, siapa saja miliuner yang kemungkinan besar bakal menjadi pemilik anyar Liverpool? Dikutip dari Mirror, berikut ini kumparan sajikan datanya.

1. RedBird Capital Partner

Sepak Bola (Ilustrasi) Foto: Carl Recine/Reuters

Pemilik saham minoritas Liverpool, RedBird Capital Partner, tampaknya menjadi sosok yang tepat andai mengambil alih juru mudi klub. RedBird diketahui telah memiliki persentase saham klub sebesar 10 persen.

Selain itu, RedBird akhir-akhir ini memang tengah melebarkan sayapnya di dunia sepak bola. Perusahaan yang dikomandoi Gerry Cardinale itu baru saja mengambil alih 99 persen saham AC Milan pada Juni lalu.

Tak hanya itu, Cardinale mengatakan tak akan mengesampingkan kesempatan andai memiliki momen untuk menambah kepemilikannya di Liverpool.

"Saya tidak akan mengecualikannya karena itu akan menjadi hak istimewa [bila memiliki saham mayoritas Liverpool]. Tapi, saya pikir Liverpool berada di tangan yang tepat. Kami akan mendukung segala kebijakan," ujarnya beberapa bulan lalu.

2. Sheikh Khaled bin Zayed al Nahyan

Ilustrasi Hotel Burj Al Arab, Dubai. Foto: Irina Wilhauk/Shutterstock

Sheikh Khaled bin Zayed al Nahyan merupakan sepupu dari pemilik Manchester City, Sheikh Mansour bin Zayed al Nahyan. Sheikh Khaled sejatinya sudah tertarik dengan Liverpool sejak lama.

Ia pernah mencoba mengakuisisi Liverpool pada 2017 dan 2018 dengan tawaran sebesar 2 miliar poundsterling. Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh FSG. Padahal, Liverpool bisa menjadi klub termahal sejagat andai FSG melepas seluruh kepemilikannya saat itu.

Kini, seiring dengan terbukanya peluang kepemilikan baru. Sheikh Khaled disinyalir akan mengajukan penawaran kembali untuk mengakuisisi Liverpool.

3. Sir Martin Broughton

Pendukung Liverpool bersorak sebelum pertandingan final Liga Champions Liverpool vs Real Madrid di Stade de France, Saint-Denis dekat Paris, Prancis, Sabtu (28/5/2022). Foto: Franck Fife/AFP

Konsorsium yang dipimpin Sir Martin Broughton diklaim bisa memberi penawaran yang sesuai kepada pihak FSG. Terlebih, Broughton bukanlah orang asing di kubu The Reds.

Ia pernah menduduki jabatan Presiden Liverpool pada 2010. Ia turut menjadi perantara tatkala FSG membeli saham mayoritas Liverpool dari pemilik sebelumnya.

Alhasil, Broughton disinyalir akan ikut ambil bagian andai Liverpool benar-benar dilego. Terlebih, Broughton gagal mengakuisisi Chelsea beberapa waktu lalu usai namanya tersingkir dari list calon pembeli Chelsea di tahap final.