4 Biang Keladi Kekalahan Inter Milan dari AC Milan di Liga Italia

4 September 2022 7:35
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pemain Inter Milan Edin Dzeko melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua mereka dengan rekan setim di San Siro, Milan, Italia, Sabtu (3/9/2022). Foto: Daniele Mascolo/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Inter Milan Edin Dzeko melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua mereka dengan rekan setim di San Siro, Milan, Italia, Sabtu (3/9/2022). Foto: Daniele Mascolo/REUTERS
ADVERTISEMENT
Inter Milan baru saja takluk dari AC Milan di Liga Italia 2022/23, Sabtu (3/9) malam WIB. Bertanding di Stadion San Siro, Nerazzurri harus bertekuk lutut dari Rossoneri dengan skor ketat 3-2.
ADVERTISEMENT
Armada Simone Inzaghi sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu di babak pertama berkat gol Marcelo Brozovic di menit 21. Sayangnya, hal itu tak bertahan lama usai Rafael Leao mencetak gol pertamanya di laga ini pada menit ke-28.
Selanjutnya, gol Olivier Giroud (54’) dan Rafael Leao (60’) di babak kedua sempat membuat AC Milan unggul selisih dua gol. Namun, Edin Dzeko bisa memperkecil kedudukan tak lama pada menit ke-67. Skor 3-2 untuk AC Milan bertahan hingga usai.
Lantas siapa saja biang keladi kekalahan Inter Milan atas AC Milan pada laga kemarin? Mengutip Sofascore berikut kumparan sajikan datanya.

1. Hakan Calhanoglu

Hakan Calhanoglu dari Inter Milan duel dengan Ismael Bennacer dari AC Milan di San Siro, Milan, Italia, Sabtu (3/9/2022). Foto: Daniele Mascolo/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Hakan Calhanoglu dari Inter Milan duel dengan Ismael Bennacer dari AC Milan di San Siro, Milan, Italia, Sabtu (3/9/2022). Foto: Daniele Mascolo/REUTERS
Pemain asal Turki ini dinilai buruk sebagai gelandang tengah. Hakan Calhanoglu bermain kurang sabar mengawal lini tengah, sehingga ia tercatat membuat 3 kali pelanggaran berbahaya.
ADVERTISEMENT
Dua belas kali bola hilang dari penguasaannya yang berbuah ancaman bagi jantung pertahanan timnya. Adapun Calhanoglu juga terhitung melakukan satu blunder fatal pada laga ini, sehingga ia dikasih rating hanya 5,7.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

2. Stefan de Vrij

Pemain Inter Milan Stefan de Vrij berebut bola dengan pemain Juventus Federico Bernardeschi pada pertandingan Piala Super Italia di San Siro, Milan, Italia.  Foto: Alberto Lingria/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Inter Milan Stefan de Vrij berebut bola dengan pemain Juventus Federico Bernardeschi pada pertandingan Piala Super Italia di San Siro, Milan, Italia. Foto: Alberto Lingria/REUTERS
Sebagai stopper di jantung pertahanan Inter, Stefan de Vrij sangat mengecewakan. Ia tak pernah sekali pun menang duel pada laga Milan vs Inter ini.
Selama 84 menit pertandingan, pemain asal Belanda ini hanya sekali menang duel udara, seterusnya ia selalu kalah. Ini menjadi gawang Inter rawan terancam, maka wajar De Vrij hanya diberi rating 6,0 saja.

3. Samir Handanovic

Penjaga gawang Inter Milan Samir Handanovic. Foto: IPA / Sipa USA/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Penjaga gawang Inter Milan Samir Handanovic. Foto: IPA / Sipa USA/via REUTERS
Sebetulnya, Samir Handanovic sudah membuat dual penyelamatan pada laga tersebut. Akan tetapi itu tidak cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.
ADVERTISEMENT
Praktis, hanya dua aksi gemilang yang ditunjukkan Handanovic, selebihnya ia sering gagal mengantisipasi bola lawan. Pantas jika Handanovic mendapat rating 6,1.

4. Alessandro Bastoni

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Foto: Tiziana Fabi/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Foto: Tiziana Fabi/AFP
Tampil sebagai bek sayap kiri selama 64 menit, Alessandro Bastoni minim kontribusi. Hanya sekali ia menang duel, sisanya selalu keok.
Soal duel udara, Bastoni juga selalu gagal menjangkau bola. Hal ini membuatnya ditarik di menit 64 oleh sang pelatih sekaligus itu membuatnya berhak hanya menerima rating 6,2.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·