Kumparan Logo

4 Biang Keladi Liverpool saat Dihajar Brentford di Liga Inggris

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Liverpool Harvey Elliott berebut bola dengan pemain Brentford pada apertandingan lanjutan LIga Inggris di Stadion Komunitas Brentford, London, Inggris. Foto: John Sibley/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Liverpool Harvey Elliott berebut bola dengan pemain Brentford pada apertandingan lanjutan LIga Inggris di Stadion Komunitas Brentford, London, Inggris. Foto: John Sibley/REUTERS

Liverpool menelan pil pahit saat bertamu ke markas Brentford dalam lanjutan Liga Inggris 2022/23, Selasa (3/1) dini hari WIB. Berlaga di Brentford Community Stadium, The Reds kalah dengan skor 1-3.

Gol kemenangan Brentford hadir dari gol bunuh diri Ibrahima Konate (19'), Yoane Wissa (42') serta Bryan Mbeumo (84'). Sedangkan, Liverpool hanya mampu membalas via Alex Oxlade-Chamberlain (50').

Liverpool sebenarnya mendominasi laga dengan penguasaan bola yang mencapai 73 persen. Pasukan Juergen Klopp juga lesakkan 16 tembakan. Namun, mereka kalah efektif dari Brentford yang berhasil membuat 7 tembakan on target dari 10 upaya.

Lantas, siapa saja biang keladi kekalahan Liverpool di laga ini? Berikut kami sajikan ulasannya mengutip data Sofascore.

1. Ibrahima Konate

Selebrasi pemain Liverpool Ibrahima Konate usai menalahkan Benfica saat Pertandingan Perempat Final Liga Champions Leg Kedua di Anfield, Liverpool, Inggris. Foto: Jason Cairnduff/Reuters

Bek asal Prancis, Ibrahima Konate, tampil begitu mengecewakan di laga ini. Ia turut andil dalam dua gol yang berjaring ke gawang timnya.

Yang pertama, ia ciptakan gol bunuh diri saat Brentford lakukan skema sepak pojok di babak pertama. Konate tak sengaja mengubah arah bola menjadi ke gawang Liverpool.

Lalu, yang kedua hadir di penghujung babak kedua. Konate lakukan kesalahan yang berujung gol Mbeumo di menit 84. Alhasil, Ibrahima Konate didapuk dengan rating terendah, yakni 5,5.

2. Darwin Nunez

Pemain Liverpool Darwin Nunez menendang bola ke arah gawang Brentford pada apertandingan lanjutan LIga Inggris di Stadion Komunitas Brentford, London, Inggris. Foto: Toby Melville/REUTERS

Selanjutnya adalah bomber asal Uruguay, Darwin Nunez. Eks pemain Benfica ini juga gagal menunjukkan performa yang apik saat bertamu ke markas Brentford.

Sepanjang 90 menit berlaga, Nunez hanya mampu catatkan 1 tembakan on target dan off target saja di lini serang. Ia juga sekali gagal mengkonversi peluang emas menjadi gol di laga itu.

Buruknya lagi, Nunez kehilangan 11 possession di laga tersebut. Atas performanya, Darwin Nunez hanya diganjar rating 6,2.

3. Virgil van Dijk

Pemain Liverpool Virgil van Dijk saat pertandingan melawan Arsenal di Anfield, Liverpool, Inggris. Foto: Craig Brough/Reuters

Penampilan kurang memuaskan juga ditunjukkan oleh Virgil van Dijk. Bek jangkung asal Belanda ini juga tak begitu banyak berkontribusi di lini belakang The Reds.

Van Dijk tak mencatatkan satu pun tekel, intersep maupun sapuan bersih di laga tersebut. Ia juga tiga kali kehilangan bola.

Imbasnya, Van Dijk ditarik keluar pada awal babak kedua. Ia diganti oleh Joel Matip. Sofascore memberinya rating rendah, yakni 6,3.

4. Naby Keita

Pemain Liverpool Naby Keita Liverpool menggiring bola saat melawan Manchester City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris. Foto: Jason Cairnduff/Reuters

Terakhir adalah sosok gelandang asal Guinea, Naby Keita. Masuk menggantikan Harvey Elliot di menit 46, Keita diharapkan mampu mendongkrak lini serang Liverpool.

Namun, ia gagal melaksanakan tugas tersebut dengan baik. Tak ada aliran bola berbahaya yang berhasil dibuatnya pada laga tersebut. 2 upaya umpan jauh serta crossing-nya pun tak ada yang menemui sasaran.

Lalu, ia juga tak menciptakan satu pun tembakan di laga tersebut. Naby Keita juga begitu lemah soal urusan duel. Dari 5 duel darat dan udara, ia hanya mampu memenangkan masing-masing satu upaya. Serupa dengan Van Dijk, Keita diberi rating 6,3.