Kumparan Logo
Manchester City, COVER
Bernardo Silva dan Riyad Mahrez.

5 Catatan Menarik dari Duel Manchester City versus Burnley

kumparanBOLAverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Riyad Mahrez saat mengeksekusi penalti di laga melawan Burnley. Foto: SHAUN BOTTERILL/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Riyad Mahrez saat mengeksekusi penalti di laga melawan Burnley. Foto: SHAUN BOTTERILL/REUTERS

"Dan ketika saya melihat Manchester City menggilas Arsenal, saya bertanya, bagaimana bisa kami unggul poin jauh atas mereka?"

Juergen Klopp keheranan dan itu bisa dipahami. Tim binaan sosok asal Jerman itu, Liverpool, boleh jadi menjadi pemuncak klasemen Premier League dan unggul 20 poin atas Manchester City.

Namun, sejak Premier League digulirkan kembali, justru City yang punya laju yang paling impresif. Arsenal dilumat 3-0 oleh pasukan Pep Guardiola itu. Bisa jadi, Klopp makin heran setelah City menerkam Burnley 5-0 di Etihad Stadium, Selasa (23/6/2020).

embed from external kumparan

Nah, soal laga lawan Burnley, ada banyak catatan menarik yang berhasil ditorehkan City: Mulai dari sang kiper, Ederson Moraes, yang makin gabut, hingga Phil Foden yang terus menunjukkan potensi sebagai penerus David Silva di skuat The Citizens.

Ederson yang Terus Makan Gaji Buta di Etihad Stadium

Kiper Manchester City, Ederson Moraes. Foto: Reuters/Jason Cairnduff

Kerja sedikit, tapi digaji... ah, siapa yang tak mau hidup seperti itu?

Ederson tengah menjalani fase hidup seperti itu, tetapi itu khusus terjadi saat City tampil di Etihad Stadium. Sejak Januari, eks kiper Benfica ini tak pernah lagi dihadapkan dengan tembakan ke arah gawangnya dalam skenario tersebut.

Angka tepatnya, jika mengacu Squawka, Ederson melewati 301 menit tanpa menghalau upaya lawan saat City tampil di kandang. Tentu ini termasuk saat melawan Burnley.

Bukan salah Ederson, dong, kalau dia gabut ketika City tampil di kandang. Pasalnya, lini pertahanan City memang terlampau jago ketika menjadi tuan rumah.

Bayangkan saja, tiga lawan terakhir City di Etihad tak bisa melepas lebih dari 3 tembakan dan tak satu pun akurat. Nah, Burnley hanya melepas 1 tembakan saat lawan City. Gimana mau bikin gol, coba?

Menariknya, tim biru dari Manchester itu selalu turun dengan komposisi lini belakang yang berbeda di tiga laga itu.

Mungkin seperti kata Gandalf, kali, ya, "You shall not pass."

Phil Foden, yang Muda yang Berjaya

Phil Foden, gelandang muda Man. City Foto: Oli SCARFF / AFP

Phil Foden punya ambisi untuk menjadi gelandang sehebat David Silva, dan potensinya kian terpoles sejak Premier League digulirkan kembali. Harus diketahui, dia sudah bikin 3 gol di dua laga terkini, dan 2 di antaranya tercipta saat melawan Burnley.

Torehan ini impresif karena, well, Foden menjadi pemain tersubur semenjak Premier League bergulir kembali. Siapa yang duga? Tapi, bukan ini saja yang membuat Foden terlihat istimewa.

Di laga lawan Burnley itu, Foden menunjukkan bahwa dia punya segala modal untuk menjadi gelandang hebat. Gol keempat City, yang diciptakan David Silva, bermula dari no-look pass Foden.

Usia baru 20 tahun, tetapi sudah punya kepercayaan diri setinggi itu. Gila, kan?

Ada yang Kangen Leroy Sane?

Leroy Sane saat berkostum Manchester City. Foto: AFP/CHARLY TRIBALLEAU

Setelah 413 hari, akhirnya Leroy Sane kembali tampil untuk City di ajang Premier League. Iya, sudah setahun lebih.

Sane sendiri sempat menderita cedera ligamen yang membuatnya harus menepi sangat lama. Oleh sebab itu, di laga ini, eks pemain Schalke 04 itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-79.

Belum banyak aksi Sane di laga ini, memang. Namun, ini merupakan awal yang baik buat si pemain dan City. Sebab, sebelum cedera, Sane merupakan salah satu pilar utama timnya di lini depan.

Riyad Mahrez, Unsung Hero Man City

Riyad Mahrez saat mengeksekusi penalti di laga melawan Burnley. Foto: SHAUN BOTTERILL/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Riyad Mahrez saat mengeksekusi penalti di laga melawan Burnley. Foto: SHAUN BOTTERILL/REUTERS

Kalau dibandingkan dengan penyerang-penyerang City lainnya, Riyad Mahrez memang underrated. Underrated, ya, bukannya tak penting. Sejauh musim ini bergulir, mantan pemain Leicester City itu telah membukukan 9 gol dan 8 assist.

Seperti Foden, Mahrez juga berhasil mencetak 2 gol ke gawang Burnley. Nah, gol yang dia ciptakan pada menit ke-42 sungguh menarik perhatian.

Usai menerima umpan dari Fernandinho, Mahrez mendribel bola seorang diri ke kotak penalti. Sebenarnya, sudah ada dua pemain Burnley mencoba mengadang. Namun, dengan aksi flick cepat, Mahrez berhasil mengecoh keduanya sekaligus dan lalu bikin gol.

Benar-benar.... menyenangkan untuk ditonton.

Burnley, Masih Sasaran Empuk The Citizens

Bernardo Silva dan Riyad Mahrez. Foto: SHAUN BOTTERILL/REUTERS

22 gol dan hanya sekali kebobolan... begitulah impresifnya rekor City kala menghadapi Burnley dalam 5 pertemuan terkini di Etihad Stadium. 5 gol di antaranya tentu tercipta baru-baru ini.

Dengan begitu, Burnley masih menjadi sasaran empuk bagi City. Jika melihat komposisi skuat, bisa jadi Burnley tetap getar-getir di pertemuan dengan City di Etihad berikutnya.

---

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: