5 Pemain Top Liga Inggris yang Diupah Murah: Didominasi Pemain Klub Besar

18 Agustus 2021 17:04 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
McTominay menjadi kapten saat MU melawan Watford di ajang Piala FA. Foto: Reuters/Carl Recine
zoom-in-whitePerbesar
McTominay menjadi kapten saat MU melawan Watford di ajang Piala FA. Foto: Reuters/Carl Recine
ADVERTISEMENT
Pesepak bola hebat yang bermain di Liga Inggris sudah pasti memiliki gaji selangit? Belum tentu.
ADVERTISEMENT
Nyatanya, ada beberapa pemain yang digaji lebih rendah dari semestinya. Gaji mereka terbilang masih layak, tetapi kalau melihat dari performa, mereka harusnya berhak mendapat upah yang lebih 'wah'.
Siapa saja para pesepak bola yang dimaksud? Dengan mengutip dari Sportskeeda, kami sajikan berikut ini para pemain hebat Liga Inggris yang gajinya terbilang rendah di musim 2021/22. Silakan disimak.

1) Declan Rice

Declan Rice dalam laga Piala Liga kontra AFC Wimbledon. Foto: Reuters/Matthew Childs
Declan Rice telah berulang kali dipanggil Timnas Inggris sejak 2019, bahkan masuk dalam skuad Euro 2020. Gelandang keturunan Irlandia ini juga menjadi 'nyawa' penting di lini tengah West Ham United.
Akan tetapi, gaji Rice rupanya tak besar-besar amat untuk ukuran 'bintang Liga Inggris'. Gelandang yang sempat masuk dalam bidikan Chelsea ini, menurut pemaparan TalkSport dan The Sun, hanya digaji 62.000 pounds (Rp 1,2 miliar) per pekan.
ADVERTISEMENT
Mari kita buat perbandingan gaji Rice dengan gelandang The Blues, misalnya. Menurut berbagai sumber, kontrak baru N'Golo Kante dengan Chelsea akan membuatnya mendapatkan £290.000 per minggu. Beda jauh dari pemain 22 tahun itu.

2) Scott McTominay

Pemain Manchester United Scott McTominay berebut bola dengan pemain Fulham pada pertandingan lanjutan Premier League di Old Trafford, Manchester, Inggris. Foto: Phil Noble/REUTERS
Scott McTominay disebut-sebut sebagai gelandang tangguh milik Manchester United (MU). Bermain bagus untuk klub sebesar The Red Devils nyatanya tak membuat pemain Skotlandia ini otomatis bergelimang harta.
Menurut laporan Sport Bible, McTominay cuma digaji 20.000 poundsterling (sekitar Rp 395 juta) per pekan. Pada musim 2020/21, gelandang 24 tahun ini bermain tak kurang dari 49 laga lintas ajang.
Boleh jadi, McTominay layak digaji lebih tinggi jika menandatangani kontrak baru nanti. Sebab, pemain yang sekarang jarang main seperti Phil Jones saja mengantongi 75.000 poundsterling (sekitar Rp 1,4 miliar) per pekan.
ADVERTISEMENT

3) Andrew Robertson

Andrew Robertson, Pemain Liverpool dan Kapten Timnas Skotlandia. Foto: CARL RECINE/POOL/AFP
Andrew Robertson telah menjadi kepingan penting Liverpool. Kehadirannya sebagai bek kiri amat krusial dalam skema menyerang dan bertahan The Reds. Plus, umpan akuratnya bisa menjadi momok bagi lawan.
Namun ternyata, gaji bek Skotlandia itu tak gede-gede amat. Bayarannya disebut oleh Sportskeeda cuma 50.000 poundsterling (Rp 988 juta) per pekan.

4) Bukayo Saka

Pemain Arsenal, Bukayo Saka, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Sabtu (4/7). Foto: Catherine Ivill/Pool via Reuters
Bukayo Saka menjelma sebagai wonderkid andalan dan kesayangan Arsenal. Kehadirannya di sisi kiri permainan amat membantu The Gunners di setiap laga.
Tahun lalu, Saka sempat diisukan hengkang. Namun kemudian, Arsenal bisa mempertahankannya dengan memberinya kontrak jangka panjang. Meski demikian, pemain 19 tahun itu hanya mengalami kenaikan gaji dari 10.000 ke 30.000 poundsterling (sekitar Rp 593 juta) per pekan.
ADVERTISEMENT

5) Phil Foden

Pemain Inggris Phil Foden berebut bola dengan pemain Skotlandia Billy Gilmour pada pertandingan lanjutan Grup D Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris. Foto: Facundo Arrizabalaga/REUTERS
Phil Foden merupakan wonderkid Man City yang menjadi salah satu pemain andalan Pep Guardiola. Musim lalu, pemain 21 tahun ini main 50 kali di lintas ajang dan mencetak 16 gol.
Akan tetapi, Foden tetap dengan gaji 'sederhana' untuk ukuran pemain top Liga Inggris. Give Me Sport menyebut ia hanya digaji 30.000 poundsterling (sekitar Rp 593 juta) per pekan.
***
ADVERTISEMENT