Kumparan Logo

Aaron Ramsey Terpikat Juventus karena Ambisi Juarai Liga Champions

kumparanBOLAverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi Aarom Ramsey saat melawan Inter Milan. Foto: Massimo Pinca/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Aksi Aarom Ramsey saat melawan Inter Milan. Foto: Massimo Pinca/REUTERS

Aaron Ramsey memiliki ambisi besar ketika memutuskan bergabung bersama raksasa Serie A, Juventus. Tak tanggung-tanggung, Ramsey menyatakan bahwa ia ingin membawa Juventus menjuarai Liga Champions.

Ramsey bergabung bersama Juventus pada awal 2019/20 setelah kontraknya bersama Arsenal habis. Gelandang asal Wales itu tampaknya ingin mencari tantangan baru setelah menghabiskan waktu selama 11 tahun bersama ‘Meriam London’.

Ramsey mengakui bahwa ada beberapa klub yang meminatinya. Namun, ia memilih Juventus karena ia yakin bahwa ‘Si Nyonya Tua’ adalah klub besar yang bisa memenuhi ambisinya.

Gol perdana di laga perdana. Seperti itu Aaron Ramsey menandai perjalanan barunya bersama Juventus. Foto: REUTERS/Massimo Pinca

“Alasan saya pindah ke Juventus adalah untuk memenangi trofi liga dan memperebutkan Liga Champions. Juventus adalah salah satu tim terbesar di Eropa. Ada beberapa klub yang menginginkan saya," kata Ramsey dalam sesi Instagram Live bersama penyanyi, Niall Horan, dikutip dari Football Italia.

“Namun, saya terpikat oleh Juventus karena sejarah dan pemain yang mereka miliki. Mereka datang dan bertanya apakah saya ingin membantu mereka menjuarai Liga Champions. Saya ingin bersaing di semua kompetisi dan memenangi lebih dari satu trofi,” lanjut pria berusia 29 tahun itu.

Kabinet trofi Aaron Ramsey memang masih lowong. Sampai saat ini, ia hanya memenangi tiga Piala FA. Tak sekalipun ia memenangi trofi liga, apalagi Liga Champions.

Sementara, Juventus mendominasi Serie A dalam beberapa tahun terakhir. Namun, kejayaan Juventus belum paripurna karena sudah begitu lama mereka tak memenangi Liga Champions. Terakhir kali Juventus mengangkat trofi Si Kuping Besar pada 1995/96.

Aaron Ramsey mengikuti sesi latihan Juventus. Foto: Twitter/Aaron Ramsey

Dari situ, ambisi Ramsey dan Juventus sejalan. Namun, perjalanan mereka mesti tertunda karena hampir semua kompetisi sepak bola, termasuk Serie A dan Liga Champions, ditangguhkan akibat wabah virus corona.

Penangguhan tersebut membuat Ramsey mesti berlatih di rumahnya. Pemain jebolan akademi Cardiff City itu menyatakan tak memiliki masalah untuk latihan sendiri. Namun, Ramsey mengaku khawatir berat badannya akan melonjak setelah karantina berakhir.

“Saya saat ini menjalani latihan sesuai dengan program yang dibuat klub. Saya fit sepanjang hari. Namun, ini tak sama dengan latihan di markas karena di sana saya tak perlu mengkhawatirkan berat badan saya.”

“Di rumah sulit karena istri saya suka memasak dan saya tukang makan. Saya sebenarnya cukup ketat soal makanan, tetapi sulit juga, ya. Anak-anak saya juga suka menyodorkan biskuit mereka kepada saya,” pungkas Aaron Ramsey.

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!