Ada Pemain Liga 1 yang Mesti Diinfus Akibat COVID-19? Ini Kata Dokter
ยทwaktu baca 2 menit

COVID-19 mulai menjangkiti pemain dan ofisial klub Liga 1 2021/22. Mereka yang terpapar ada yang berstatus orang tanpa gejala (OTG), tetapi ada juga yang mengalami gejala. Namun, dr. Alfan Nur Asyhar selaku Perwakilan Satgas COVID-19 memastikan tak ada yang diinfus.
Pada Selasa (1/2), Alfan mengatakan bahwa ada 68 orang dari klub Liga 1 yang diisolasi, terdiri dari 52 pemain dan 16 ofisial. Hari ini, ia mengakui ada peningkatan, tetapi menegaskan bahwa tidak ada satu pun yang mengalami gejala berat.
"Kasus memang ada peningkatan, tetapi kasus ini ketahuan saat mengambil hasil tes PCR hari reguler. Jadinya fluktuatif, ada yang positif dan ada yang sembuh. Untuk kesembuhan sampai hari ini, mulai dari kemarin, total 19 orang sembuh," katanya dalam konferensi pers pada Rabu (2/2).
"Mereka hampir semua kurang lebih OTG, sisanya gejala ringan seperti pilek sedikit meler dan tenggorokan gatal. Kalau ada yang febris (demam tinggi), itu saya bantah, tak ada, cuma hangat sedikit, kriteria demamnya 36,5-36,8 derajat celsius," tambahnya.
Lebih lanjut, Alfan menjelaskan bahwa tidak ada pemain dan ofisial Liga 1 yang sampai mengalami komorbid. Pihaknya memberikan obat-obatan biasa.
"Untuk mereka yang diisolasi sampai saat ini, tidak ada yang mengalami komorbid. Bahkan, tidak yang sampai harus diinfus dan menerima suntikan. Kami hanya memberikan obat-obat yang terkait gejala seperti obat flu, analgesik, dan suplemen vitamin C, D, Zinc, dan lain-lain," jelasnya.
Sejauh ini, sudah ada dua laga Liga 1 2021/22 yang mesti ditunda akibat COVID-19. Sebelumnya, ada duel antara Persipura Jayapura dan Madura United yang harusnya dihelat pada Selasa (1/2).
Terbaru, laga PSM vs Persib juga harus ditunda pada Rabu (2/2). Sebab, skuad 'Maung Bandung' yang siap hari ini cuma 13 pemain.
Pasal 52 Regulasi BRI Liga 1 2021/22 ayat 7 berbunyi: Dalam keadaan luar biasa, di mana setelah Swab Test Rapid Antigen pada hari Pertandingan membuat Klub yang akan bertanding hanya menyisakan kurang dari 14 pemain (termasuk salah satu di antaranya adalah penjaga gawang), maka LIB dan PSSI akan segera menggelar Rapat Darurat untuk memberikan Keputusan dalam tempo cepat dan setiap Keputusan bersifat final.
