kumparan
19 Februari 2020 18:50

Alfeandra Dewangga: Saya Ingin Serap Ilmu Sebanyak-banyaknya di Timnas Indonesia

Alfeandra Dewangga, Timnas Indonesia
Alfeandra Dewangga, salah satu pemain Timnas U-19 yang naik kelas ke Timnas Indonesia Senior. Foto: Instagram @alfeandradewangga
Ada empat pemain muda yang dibawa Manajer-Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dalam pemusatan latihan nasional. Salah satunya adalah bek asal klub PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga (19), yang naik kelas dari Timnas U-19 Indonesia.
ADVERTISEMENT
Sebagai pemain muda, Dewa, demikian Alfeandra disapa, tak memiliki ekspektasi banyak. Ia fokus menyerap ilmu yang diberikan oleh staf kepelatihan.
"Saya hanya mau melakukan yang terbaik dan menunjukkan kemampuan saya kepada pelatih," kata Dewa ketika ditemui usai latihan di Lapangan G, Kompleks SUGBK.
Guna menambah ilmu, pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini juga tak segan bertukar pikiran dengan para pemain yang sama dengannya. Selain itu, ia juga tak segan ketika dimintai informasi terkait metode latihan Shin.
Wajar saja para pemain lainnya kerap menanyakan pada Dewa. Sebab, sejak awal bulan lalu, pemain yang ikut mentas bersama Timnas U-19 di Piala AFF tahun lalu itu sudah menjalani serangkaian latihan bersama Shin dan stafnya.
ADVERTISEMENT
Alfeandra Dewangga, Timnas Indonesia
Alfeandra Dewangga, salah satu pemain Timnas U-19 yang naik kelas ke Timnas Indonesia Senior. Foto: Instagram @alfeandradewangga
"Saya berbagi cerita dengan senior bagaimana metode latihan pelatih Shin ketika TC (pemusatan latihan, red)," ucap Dewa.
"Kalau ke senior komunikasi saya palingan bagaimana bermain dengan baik di lapangan, menentukan posisi, dan apa yang harus dilakukan ketika bertahan maupun menyerang," kata dia.
Timnas Indonesia melakukan pemusatan latihan karena punya agenda penting pada bulan Maret. Mereka akan bertanding melawan Thailand pada 26 Maret dan Uni Emirat Arab pada 31 Maret. Kedua laga tersebut merupakan laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Kans Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2022 sendiri sudah tertutup. Dari lima laga sebelum ini, 'Garuda' kalah lima kali.
Sebagai penebus, Timnas Indonesia berharap bisa meraih kemenangan pada tiga laga sisa di kualifikasi tersebut.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan