Alisson Kenang Blunder Karius: Jangan Terlalu Dipikirkan

Final Liga Champions 2017/18 adalah lembaran hitam dalam buku karier Loris Karius. Karena dua blundernya, Liverpool menelan kekalahan 1-3 dari Real Madrid pada laga puncak di Kiev, Ukraina.
Memori kelam tersebut terus mengikuti Karius meski telah pindah ke Besiktas. Penjaga gawang berkebangsaan Jerman ini sempat melakukan kecerobohan, sehingga Besiktas kalah 0-2 dari Malmoe di fase grup Liga Europa musim ini.
Begitu pula Liverpool yang tak bisa lepas dari cerita tentang blunder Karius. Stori itu kembali berkumandang menjelang laga final Liga Champions antara Liverpool dan Tottenham Hotspur, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.
Yang menjadi sasaran pertanyaan tentu saja bukan Karius, melainkan Alisson Becker selaku suksesornya di bawah mistar The Reds. Karena terselip beberapa blunder Alisson dalam perjalanan Liverpool musim ini. Salah satunya ketika Liverpool menghadapi Manchester United pada akhir 2018.
Tak seperti Karius, Alisson mampu bangkit dan melupakan dosa-dosanya sebagai penjaga gawang. Hingga akhirnya, kiper Brasil tersebut sukses menorehkan clean sheet terbanyak di Premier League musim ini
"Saya ikut merasa sedih. Kita memahami bagaimana rasanya ketika melakukan kesalahan di ajang sebesar Liga Champions. Itu akan mengikuti Anda sepanjang karier Namun, Anda selalu memiliki kesempatan untuk menuliskan cerita lebih baik," tutur Alisson seperti dilansir ESPN.
"Saya pun berusaha selalu sadar. Saat tampil baik, saya tak mau terlalu memikirkan. Sementara ketika melakukan kesalahan, saya tak membiarkan itu terus menghantui," ujarnya.
Lebih dari itu, Alisson tak melihat Karius sebagai kambing hitam tunggal di balik kekalahan Liverpool tahun lalu. Pemain di sektor lain dianggap memiliki kesempatan untuk membayar blunder Karius dengan mencetak gol tambahan, tetapi gagal.
Untungnya, Liverpool tak mengalami cerita serupa musim ini. Lihat saja pada babak semifinal. Alisson menelan kebobolan tiga gol di Camp Nou, lalu aksi kepahlawanan Georginio Wijnaldum dan Divock Origi berujung empat gol balasan di Anfield. Alhasil, kegagalan-kegagalan Alisson di leg pertama tak banyak dibahas.
Nah, Alisson mengharapkan produktivitas serupa dari sektor lain dalam laga final di Wanda Metropolitano, Madrid, nanti. Dengan begitu, Liverpool bisa merengkuh gelar juara keenam di Liga Champions sekaligus melupakan kegagalan pada final tahun lalu.
"Kami memiliki kesempatan tahun ini, kesempatan pertama buat saya. Kami akan berupaya memenangi pertandingan dan meringankan beban di final Liga Champions," ucap Alisson.
=====
*Final Liga Champions antara Tottenham Hotspur dan Liverpool akan diselenggarakan pada Minggu (2/6/2019) dini hari pukul 02:00 WIB di Estadio Metropolitano, Madrid.
