Kumparan Logo

Andre Rosiade Dorong PSSI Rekrut Shin Tae-yong Lagi, Beberkan Keuntungannya

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (tengah) melambaikan tangan kepada para suporter usai pertandingan persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Timnas Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/9/2023). Foto: Moch Asim/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (tengah) melambaikan tangan kepada para suporter usai pertandingan persahabatan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Timnas Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/9/2023). Foto: Moch Asim/ANTARA FOTO

Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, kembali angkat suara soal masa depan kursi pelatih Timnas Indonesia. Ia secara terbuka mendorong PSSI untuk kembali merekrut Shin Tae-yong. Ia meyakini ini adalah win-win solution.

Hingga saat ini Timnas Indonesia masih berstatus tanpa pelatih kepala usai PSSI belum lama ini mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan staf kepelatihannya. Hal itu imbas kegagalan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Terkini, isu kembalinya Shin Tae-yong masih menjadi pembahasan meski Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan peluang itu sudah tertutup rapat. Hal itu juga baru-baru ini kembali digaungkan oleh penasihat Semen Padang, Andre Rosiade.

Andre dengan tegas menyebut nama Shin Tae-yong agar kembali memimpin Timnas Indonesia. Tak hanya itu, ia juga menegaskan mengenai keuntungan yang diperoleh oleh PSSI apabila merekrut pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Andre Rosiade bicara pada awak media di Mandiri Media Cup 2025 resmi dibuka di CIBIS Park, Jakarta Selatan, pada Selasa (28/10/2025). Foto: Dok. PSSI Pers

"Saya menawarkan proposal yang objektif dan rasional, pertama lakukan evaluasi. Yang kedua saya mengusulkan CLBK dengan Shin Tae-yong," ungkap Andre Rosiade di Cibis, Jakarta Selatan, Selasa (28/10).

"Salah satu keuntungan kita memilih Shin Tae-yong, PSSI tidak perlu membayar signing fee itu. Yang kedua, kompensasi kita bayar Shin Tae-yong itu bisa dikonversi jadi gaji STY sampai Piala Asia 2027," jelasnya.

Namun, Andre juga menekankan bahwa jika PSSI benar-benar kembali menggandeng Shin Tae-yong, harus ada target yang jelas dan terukur. Ia berharap kerja sama tidak hanya sebatas kontrak, tetapi juga disertai rencana konkret untuk prestasi di level Asia. Baginya, kejelasan arah dan target menjadi tolok ukur keseriusan federasi dalam membangun masa depan Timnas Indonesia.

"Wajib juara AFF misalnya, kalau enggak bisa dipecat. Yang kedua, wajib masuk empat besar Piala Asia misalnya, kalau enggak bisa, dipecat," tegasnya.

Reporter: Kevin Siadari