Kumparan Logo

Arema FC Tetap Main di Stadion Kanjuruhan usai Insiden Pelemparan ke Bus Persik

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Arema FC yang berlaga di Liga 1 2024/25. Foto: ligaindonesiabaru.com
zoom-in-whitePerbesar
Tim Arema FC yang berlaga di Liga 1 2024/25. Foto: ligaindonesiabaru.com

Arema FC dipastikan tetap main di Stadion Kanjuruhan usai insiden laga lawan Persik Kediri. Bus Persik dilempari batu hingga kaca pecah usai pertandingan.

Pelatih dan asisten pelatih Persik jadi korban atas insiden tersebut. Kendati begitu, Arema masih diizinkan bermain di stadion tersebut.

Dirut PT LIB, Ferry Paulus, mengatakan bahwa Kanjuruhan tetap jadi kandang Arema saat lawan Semen Padang di matchday terakhir Liga 1. Ini merupakan permintaan dari pihak kepolisian yang ingin belajar pengamanan pertandingan.

“Iya, perintah terakhir tetap di Kanjuruhan. Karena, update terakhir dari kepolisian baik itu dari Polres atau Polda, ini juga menjadi pembelajaran yang penting untuk kita bisa melakukan terobosan-terobosan yang sudah lama ini tidak dilakukan di Kanjuruhan. Jadi tetap di sana,” tutur Ferry kepada awak media, Kamis (15/5).

Kondisi bus Persik Kediri imbas diserang oknum suporter usai laga lawan Arema di Stadion Kanjuruhan dalam lanjutan Liga 1 2024/25, Minggu (11/5/2025). Foto: Dok. Istimewa

Ferry juga mengatakan, pihaknya sudah mengindentifikasi pelaku pelemparan ke arah bus Persik. Diduga, pelaku masih berusia 13-15 tahun.

“Iya jadi kalau dilihat dari CCTV, tapi detailnya belum ketahuan, saya masih berkoordinasi dengan teman-teman di Malang. Tapi kalau dilihat secara sekilas, fisiknya kecil, seperti umur 13-15 tahun,” tutup Ferry.