Babak Kedua Laga vs United, Penampilan Terbaik Spurs

Tottenham Hotspur takluk dari Manchester United dengan skor tipis 0-1 di laga Premier League 2018/19, Minggu (13/1/2019). Meskipun begitu, Mauricio Pochettino menyebut bahwa penampilan Spurs di babak kedua merupakan yang terbaik di sepanjang kariernya bersama klub asal London Utara tersebut.
Gol tunggal yang dicetak Marcus Rashford satu menit sebelum waktu normal di babak pertama berakhir memang tak mampu dibalas oleh Dele Alli dan rekan-rekannya itu di babak kedua. Namun, seperti yang diungkapkan oleh Pochettino, upaya The Lilywhites untuk mengejar ketertinggalan layak dipuji.
“Tim kami tampil begitu baik di babak kedua. Itu merupakan 45 menit terbaik yang saya saksikan dari Spurs semenjak saya melatih di sini. Kami memberikan segalanya untuk memenangi pertandingan. Kami mendominasi dan menghasilkan begitu banyak peluang," ujar Pochettino dilansir BBC.
““Terkadang kami memenangi pertandingan dan kami kecewa, seperti yang kami rasakan di pertemuan perdana melawan United di Old Trafford, ketika kami menang dengan skor 3-0. Hari ini hasilnya semestinya berbeda, namun saya bahagia. Seperti ini lah kami seharusnya bermain, berani mengambil risiko,” tambah eks manajer Southampton ini.

Di babak kedua, Spurs memang mendominasi pertandingan. Mengejar ketinggalan satu gol menjadi misi utamanya, dengan 14 tembakan mereka lepaskan. Sayang, performa luar biasa kiper United, David De Gea, menggagalkan upaya Kane dan rekan-rekannya untuk mencuri poin. Tak tanggung-tanggung, kiper jagoan Timnas Spanyol ini berhasil mencatatkan 11 penyelamatan di laga melawan Spurs kemarin!
Atas aksinya ini, De Gea diganjar penghargaan Man of the Match dan turut mendapatkan pujian dari Pochettino, “Sebelas penyelamatan dari De Gea, saya rasa itu sangat luar biasa. Ia benar-benar layak menjadi Man of the Match.”
Hasil akhir yang didapat Spurs tak berubah. Keadaan bagi Pochettino semakin buruk ketika penyerang andalannya, Harry Kane, menderita cedera. Kapten TImnas Inggris ini sempat pincang setelah mendapatkan tekel keras dari bek United asal Swedia, Victor Lindeloef, beberapa menit sebelum pertandingan usai.
Ketika peluit akhir dibunyikan, Kane tampak kesulitan untuk berdiri dan mesti dibantu oleh tim medis Spurs untuk keluar dari lapangan. Pochettino mengakui bahwa apabila cedera yang dialami Kane parah, dampaknya akan besar terhadap Spurs.
“Tekel terhadap Kane seharusnya pelanggaran. Mike Dean (wasit) mengatakan bahwa ia tidak melihat itu. Pemain United mungkin tak berniat mencederainya, namun itu adalah tekel yang buruk, dan sekarang pergelangan kaki Kane terlihat bengkak.”
“Kami akan kehilangan Son Heung-min yang akan berlaga di Piala Asia, dan apabila cedera Kane parah, dampaknya akan besar bagi kami. Saat ini kami berharap cedera Kane tidak parah,” lanjut Pochettino.
