kumparan
16 September 2019 7:00

Banuelos: Persija Menang Bukan karena Persoalan Ultimatum

Persija PSIS SEMARANG
Laga pekan ke-18 Liga 1 yang mempertemukan Persija vs PSIS. Foto: Dok. Media Persija
Persija Jakarta tengah berada di situasi genting jelang menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan pekan ke-18 Liga 1 2019. Merujuk papan klasemen, mereka menghuni peringkat ke-17 dengan raihan 14 angka.
ADVERTISEMENT
Atas hasil tersebut, manajemen Persija meminta pertanggungjawaban Julio Banuelos. Sang juru taktik diberi ultimatum untuk segera memberikan kemenangan yang urung didapat di empat laga termukhtakhir.
Jika tidak, nasib sial akan segera menghampirinya. Sebab, jika seri atau kalah, ia diminta untuk segera angkat kaki menangani tim Ibu Kota.
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Patriot Candrabragha, Bekasi, Minggu (15/9) lalu, Banuelos menjawab ultimatum manajemen dengan kemenangan. Gol Marko Simic dan Rohit Chand seakan menjadi bukti jika Persija mampu bangkit.
"Selamat untuk para pemain yang sudah berjuang maksimal di laga kali ini. Saya tak bisa melontarkan banyak pernyataan, biarkan para pemain menikmati kemenangan ini dulu," kata Banuelos.
Tak sedikit pihak yang meragukan Banuelos mampu mengangkat Persija dari lubang jarum. Ambil contoh saja, Jakmania--kelompok pendukung Persija--menilai bahwa sosok Spanyol itu dianggap kurang cakap dalam beradatasi dengan Persija.
ADVERTISEMENT
Terlepas dari segelintir argumentasi, selama Banuelos menangani Persija sejak didatangkan 9 Juni lalu, ia memang baru memberikan tiga kemenangan dari 13 laga yang sudah dijalani. Pantas jika Banuelos ketar ketir ketika ultimatum datang.
"Maaf saja, jika ada sebagian pihak yang menyebut bahwa ketika saya mendapat ultimatum baru saya bisa meraih kemenangan itu saya kurang setuju."
"Anda mestinya melihat bagaimana para pemain terus mengalami perkembangan yang menanjak dari pertandingan ke pertandingan," jelasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan