Blackburn Rovers Kembali Buka Stadionnya untuk Salat Idul Adha
·waktu baca 2 menit

Blackburn Rovers dengan bangga mempersilakan masyarakat muslim untuk menyelenggarakan salat Idul Adha di area stadion miliknya yaitu Edwood Park pada 10 Juli 2022. Hal itu diumumkan secara langsung oleh pihak klub melalui situs resmi pada Jumat (1/7).
Sebelumnya, tim yang didirikan pada 1875 ini juga pernah membuka markasnya untuk umat muslim di Inggris melaksanakan salat Idul Fitri pada Mei 2022. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa klub yang pernah menjuarai divisi teratas Liga Inggris sebanyak 3 kali itu sangat menerima kehadiran masyarakat muslim.
“Blackburn Rovers dengan bangga mengumumkan bahwa klub ini sekali lagi, akan membuka pintu di Edwood Park untuk komunitas Muslim kami untuk menjadi tuan rumah salat Idul Adha pada hari Sabtu tanggal 9 Juli,” tulis Blackburn Rovers melalui situs resminya.
Blackburn Rovers merupakan klub sepak bola Inggris pertama yang memberikan fasilitas stadionnya demi kepentingan umat beragama terutama muslim. Dengan adanya inisiasi ini memang harapannya semakin banyak klub-klub sepak bola lain yang mendukung segala kegiatan umat beragama di Inggris.
Islam sebagai agama kedua dengan penganut terbanyak di Inggris pastinya membutuhkan tempat untuk pemeluknya bisa melaksanakan kegiatan salat Hari Raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Merujuk data Badan Nasional Statistik (ONS) Inggris, jumlah umat muslim di Inggris telah mencapai angka 3.114.992 jiwa pada 2014. Jumlah tersebut setara dengan 5,4 persen total populasi penduduk Inggris masa itu.
Sejumlah pegawai Blackburn Rovers juga banyak yang beragama Islam. Sehingga, tidak heran apabila klub ini sangat memperhatikan kepentingan umat muslim di Blackburn Rovers untuk bisa melaksanakan kewajibannya secara mudah dan nyaman.
Rencananya acara salat Idul Adha akan dimulai pukul 9.30 waktu setempat dan seluruh jemaah diharapkan hadir 30 menit lebih awal di lokasi untuk mengantisipasi kepadatan. Sebab, panitia akan membuka lokasi tersebut untuk menjadi tempat ibadah bagi kurang lebih 3000 jemaah muslim di Blackburn.
Penulis: Bennartho Denys
