Bobotoh Ancam Kosongkan Stadion Usai Merasa Beli Tiket Persib Dipersulit
ยทwaktu baca 2 menit

Bobotoh berencana untuk melakukan aksi mengosongkan stadion di laga kandang Persib Bandung. Hal itu karena mereka merasa dipersulit untuk pembelian tiket oleh manajemen klub.
Bidang Organisasi dan Keanggotaan Viking Persib Club (VPC), Panca Octavian Wirakusumah, mengatakan bahwa ke depannya akan ada aksi mengosongkan stadion di laga kandang berikutnya melawan Dewa United pada 14 Juli mendatang.
Hal itu akan mereka lakukan jika manajemen Persib masih dinilai menyulitkan Bobotoh untuk mengakses pembelian tiket.
''Tuntutan kami hanya satu, permudah masalah [pembelian] tiket untuk komunitas, dan kami juga ingin berdiskusi untuk mencari win-win solution. Untuk sekarang, kami masih percaya dengan kinerja Teddy Tjahjono [Deputi CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat] untuk mengatur manajemen Persib, tapi untuk ticketing kami berikan 'kartu merah','' kata Panca kepada kumparan, Senin (3/7).
Untuk next-nya di pertandingan kandang kedua nanti sedang dibahas terkait aksi-aksi pengosongan stadion, apabila tidak menemui jalan keluar dan kesepakatan masalah tiket dengan manajemen Persib,'' tegasnya.
Pada pekan pertama Liga 1 2023/24, Bobotoh melakukan aksi protes di tribune saat Persib menghadapi Madura United. Mereka membentangkan spanduk bernada protes dan keluar stadion saat pertandingan berlangsung.
''Aksi kemarin itu sebagai bentuk protes kami kepada manajemen mengenai sistem penjualan tiket, kuota dan verifikasi tiket pertandingan kandang. Terutama juga verifikasi yang harus download di aplikasi Persib. Kami melakukan protes dengan cara memasang spanduk yang dibuat oleh rekan-rekan dan juga sebagian di media sosial,'' ujar Panca.
''Tujuan utama kami melakukan protes tersebut untuk menuntut kemudahan dalam mendapatkan tiket pertandingan. Karena kami tahu proses verifikasi itu susah, server dan aplikasinya tidak mumpuni. Juga adanya kenaikan harga tiket tanpa sosialisasi,'' pungkasnya.
