Bonek Kecewa ke PT LIB: Kick-off Kemalaman Hanya Pentingkan Broadcaster
ยทwaktu baca 2 menit

Kelompok suporter Persebaya, Bonek, kecewa ke PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) terkait jam kick-off Liga 1 2022/23 yang kemalaman, yakni pukul 20:30 WIB. Mereka menilai hal tersebut hanya pentingkan pihak broadcaster semata.
Persebaya baru-baru ini mengalami kerugian akibat jam kick-off pukul 20:30 WIB. Saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (1/8) lalu, stadion berkapasitas 46 ribu penonton itu tak terisi penuh. Dilaporkan hanya terisi sekitar 4.500 saja.
Bonek lantas kecewa dengan penjadwalan yang ditetapkan oleh PT LIB selaku operator Liga 1. Mereka menganggap PT LIB telah mengorbankan banyak hal, termasuk kesehatan pemain serta keamanan suporter demi kepentingan pihak broadcaster.
"Suporter kalau malam itu keamanan rawan juga karena kembali ke rumah dini hari dan paginya harus kerja karena rata-rata suporter kan pekerja dan yang pelajar harus sekolah. Kan tidak mungkin meninggalkan sekolah karena nonton bola atau meninggalkan kerjaannya karena nonton bola," kata salah satu tokoh Bonek, Husin Ghazali, kepada kumparan, Kamis (4/8).
"Kedua kami ya kecewa dengan [PT] LIB karena hanya mementingkan satu pihak [broadcaster] dan mengorbankan banyak hal lainnya. Contohnya klub, klub akan berkurang dalam income penonton. Kemudian masalah pemainnya, otomatis recovery rusak karena tidurnya terlalu larut dan kurang istirahat. Masalah keamanan kan sangat riskan ketika dini hari," imbuhnya.
Lebih lanjut, terkait waktu kick-off yang larut malam, Bonek akan melakukan aksi. Mereka akan demo di kantor perwakilan Indosiar dan Emtek yang terletak di Surabaya. Rencananya aksi unjuk rasa tersebut bakal dilakukan pada minggu depan.
"Insya Allah [demo] minggu depan. Di Surabaya saja kan ada kantor perwakilan Indosiar dan Emtek," ujar Husin Ghazali.
Aksi demonstrasi yang dilakukan Bonek bertujuan agar waktu kick-off pertandingan kembali ke waktu normal [16:00 WIB] atau paling malam kick-off jam 19:00 WIB.
"Kembalikan ke akal sehat sepak bola itu untuk mencerdaskan dan menyehatkan. Kembalikan [kick-off] ke jam normal jam 16:00 atau paling malam jam 19:00," pungkas tokoh Bonek, Husin Ghazali.
