Bonek Ricuh di Sidoarjo, Wali Kota Surabaya Minta Maaf & Persebaya Ganti Rugi
·waktu baca 2 menit

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meminta maaf atas kericuhan suporter Persebaya (Bonek) yang terjadi di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (15/9). Ia menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, melalui sambungan telepon sekaligus mengatakan bahwa manajemen Persebaya akan menggati rugi.
"Kemarin, Pak Bupati Sidoarjo telepon ke saya dan sudah saya sampaikan juga kepada Persebaya. Insyaallah pada waktu izin itu, ketika ada kerusakan [Gelora Delta Sidoarjo], Persebaya siap mengganti, karena itu masuk salah satu dalam poin persyaratan meminjam stadion," kata Eri dalam keterangannya, Jumat (16/9).
Persebaya aslinya bermarkas di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Akan tetapi, stadion tersebut sementara dipakai untuk Timnas U-19 Indonesia berlaga di Pra-Piala Asia U-20 2023.
Ketika bertanding di Gelora Delta Sidoarjo, Persebaya kalah 1-2 dari Rans Nusantara FC dalam lanjutan Liga 1 2022/23. Usai laga, Dalam video yang beredar di media sosial, Bonek tampak menyerbu lapangan. Mereka bahkan merobohkan salah satu bench yang ada di tepi lapangan.
Eri menyayangkan kericuhan yang terjadi di Gelora Delta Sidoarjo itu dan berharap kejadian tersebut tak terulang. Namun, ia menambahkan, tidak semua suporter Persebaya bertindak rusuh. Ia meyakini bahwa masih banyak Bonek yang baik ketika tim menonton 'Bajul Ijo' tanding.
“Baik atau buruknya itu juga tergantung permainan, ya, tetapi jangan sampai merusak [nama] suporternya. Karena saya yakin, suporter Persebaya itu banyak yang baik, meskipun kalah itu enggak ngerusak. Tapi, kalau sudah seperti ini kan jadi rusak nama baik suporternya,” terangnya.
“Kalah atau menang itu pasti terjadi. Tapi, ketika kita ingin menyuarakan keinginan kepada manajemen, sampaikan itu secara tertulis atau lisan. Saya sangat minta tolong untuk menjaga kota orang lain, saya sedih kalau suporter kami dikatakan jelek, padahal enggak, suporter kami itu banyak yang baik,” tandas Eri.
Penampilan Persebaya memang tengah memburuk. Dari 10 pertandingan, anak-anak asuh Aji Santoso cuma menang tiga kali dan sudah enam kali tumbang.
Persebaya kini duduk di posisi 13 klasemen dengan 10 angka. Tertinggal jauh dari Madura United yang ada di puncak klasemen. Imbasnya, Azrul Ananda pun mengumumkan mundur dari jabatan Presiden Persebaya.
Reporter: Farusma Okta Verdian
