Bos Arema soal Penyerangan Akademi Aji Santoso di Malang: Merusak Sportivitas

24 Februari 2022 13:36 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden baru Arema, Gilang Widya Pramana. Foto: Instagram
zoom-in-whitePerbesar
Presiden baru Arema, Gilang Widya Pramana. Foto: Instagram
ADVERTISEMENT
Gilang Widya Pramana alias Juragan99 memberi klarifikasi soal insiden penyerangan akademi sepak bola Aji Santoso di Malang. Presiden Arema FC itu mengutuk keras insiden tersebut dan meminta maaf kepada Persebaya Surabaya.
ADVERTISEMENT
Aji Santoso International Football Academy (ASIFA) diserang oknum suporter usai pertandingan Persebaya vs Arema, Rabu (23/2) malam. Laga ini berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persebaya.
Gilang Widya Pramana mengucapkan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan. Menurutnya, tindakan tersebut bukanlah bentuk loyalitas terhadap tim Arema FC.
''Atas nama Presiden Arema FC, kami meminta maaf dan bertanggung jawab penuh atas reaksi berlebihan yang dilakukan oknum suporter kami. Itu bukan wujud loyalitas tapi justru merusak sportivitas sepak bola,'' kata Gilang di Instagram pribadinya, Kamis (24/2).
Pemain Persebaya Koko Ari Araya menghadang pemain Arema FC Feby Eka saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (23/2/2022). Foto: Nyoman Budhiana/Antara Foto
''Seperti yang disampaikan kapten Arema FC, kalau kalah, kita bilang kalah. Sebagai klub yang menjunjung tinggi sportivitas kami sampaikan selamat kepada Persebaya atas kemenangan semalam,'' lanjutnya.
Kekalahan di tangan Persebaya diharapkan tak melemahkan semangat Arema untuk memperebutkan gelar juara di musim ini. Gilang berharap, tim bisa berbenah untuk ke depannya.
ADVERTISEMENT
''Kami harus terus berbenah. Mohon tetap memberikan dukungan dan doa untuk 'Singo Edan' agar bisa diberi kemudahan dan keberuntungan serta kelancaran dalam berburu gelar juara,'' pungkasnya.