Botol, Flare, dan Baut Dilempar ke Tribune Suporter Timnas Indonesia

Sekitar 4.800 suporter Indonesia hadir untuk menyaksikan langsung laga Timnas Malaysia vs Timnas Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Selasa (19/11/2019). Malang, suporter 'Garuda' mendapatkan kekecewaan.
Malam itu mendung memayungi tim tamu. Timnas Indonesia takluk 0-2.
Suporter Indonesia tampak tak bisa menahan rasa kecewanya. Mereka berbondong-bondong meninggalkan tribun 10 menit sebelum laga usai.
Namun, niat mereka meninggalkan stadion terhalang prosedur keamanan stadion. Suporter Indonesia terkunci di tribune hingga pukul 01.00 dini hari waktu Malaysia.
Kepolisian Malaysia memang merancang sistem keamanan demikian. Suporter Malaysia lebih dulu meninggalkan stadion, baru suporter Indonesia. Tujuannya agar tak terjadi bentrok.
Namun, kejadian tak mengenakkan diterima suporter Indonesia saat terpaksa menunggu di tribune. Mereka dilempari berbagai macam benda, mulai dari botol hingga cerawat (flare).
“Kami dengan ultras Malaysia tidak ada masalah. Ini yang cari masalah dari kelompok kasual. Botol, baut, sampai flare dilempar ke tribun kami,” ujar Larico Ranggamone, mantan ketua Jakmania, saat ditemui kumparanBOLA di Stadion Bukit Jalil.
Setelah stadion sepi dari suporter Malaysia, pendukung Timnas Indonesia diizinkan keluar dari pintu E. Hanya saja, kepulangan mereka tak mulus. Alhasil, mereka telantar.
Empat bus yang disewa suporter menuju Hotel Majestic, Bukit Bintang, tempat mereka menginap terlambat datang. Baru sekitar pukul 02.00 bus tiba.
Namun, bus hanya menampung sebagian. Pihak security officer PSSI sempat kebingungan.
Pasalnya, menggunakan angkutan umum seperti LRT pun masih dirasa belum aman. Banyak suporter Malaysia yang masih menunggu.
Beberapa suporter yang belum terangkut bus sempat meminta sokongan berupa truk kepolisian atau tentara setempat. Namun, kepolisian Kuala Lumpur tak mengizinkan hal itu.
Akhirnya, suporter disarankan menggunakan taksi online. Sedikit demi sedikit pendukung timnas meninggalkan Stadion Bukit Jalil.
Tentunya, kericuhan yang terjadi harus menjadi perhatian FIFA. Pada pertemuan Timnas Indonesia vs Malaysia, 5 September 2019, di Jakarta, Indonesia kena hukuman akibat kerusuhan suporter.
