kumparan
search-gray
Bola & Sports15 Maret 2020 6:41

Carlo Ancelotti Nilai Pemerintah Inggris Tak Siap Hadapi Virus Corona

Konten Redaksi kumparan
Carlo Ancelotti (P)
Carlo Ancelotti, pelatih Everton. Foto: Reuters/Phil Noble
Seribu orang sudah terjangkit virus corona di Inggris dan pelatih Everton, Carlo Ancelotti, menilai pemerintah di negara tersebut tidak siap menghadapinya.
ADVERTISEMENT
"Italia dipaksa untuk mengerti bahwa ini sudah saatnya berhenti bersikap seenaknya. Mereka semua harus menghormati aturan dan tinggal di rumah masing-masing. Semua orang harus menghormati sesama di peperangan ini," kata Ancelotti kepada La Gazzetta dello Sport.
"Aku melihat pidato Perdana Menteri Boris Johnson di TV dan rasanya orang-orang di sini belum menyadari berbahayanya situasi saat ini. Sampai taraf tertentu, kehidupan di sini masih berjalan normal," lanjutnya.
Boris Johnson
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. Foto: REUTERS/Simon Dawson
Terlepas dari itu, Ancelotti menilai bahwa keputusan menghentikan kompetisi Premier League sudah tepat. Terlebih, saat ini di Everton sudah ada anggota tim utama yang harus menjalani isolasi mandiri karena suhu tubuhnya dilaporkan berada di atas normal.
"Belum ada kebijakan untuk mengisolasi secara menyeluruh tetapi sejumlah langkah preventif telah dilakukan setelah seorang pemain mengalami demam. Namun, temperaturnya saat ini sudah menurun dan itulah yang terpenting," tutur Ancelotti.
ADVERTISEMENT
"Premier League akhirnya dihentikan dan itu merupakan keputusan yang tepat. Kompetisi memang tidak bisa dilanjutkan. Kesehatan adalah hal terpenting bagi semua orang baik tim, fans, media, serta orang-orang lain yang bekerja di sepak bola."
"Di atas kertas, kita semua akan kembali beraktivitas pada 22 Maret tetapi, kalau situasi terus memburuk, bagaimana mungkin kita memikirkan hal itu? Jika virus corona masih menyebar dengan cepat, sepak bola tidak bisa berlanjut."
Carlo Ancelotti, pelatih Everton
Carlo Ancelotti, pelatih Everton. Foto: Action Images via Reuters/Carl Recine
Ada prospek bahwa Premier League bisa dihentikan sepenuhnya di tengah wabah corona ini. Wakil Presiden West Ham United, Karren Brady, misalnya, mengusulkan agar Premier League musim ini dianulir sepenuhnya.
Ancelotti sendiri mengaku tidak tertarik membicarakan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Menurut eks pelatih Juventus itu, situasi saat ini terlalu parah untuk membicarakan kemungkinan soal sepak bola.
ADVERTISEMENT
"Dihadapkan dengan tragedi seperti ini, sepak bola tidak ada artinya lagi. Ini adalah pandemi, situasi yang sama sekali belum pernah kita hadapi sebelumnya," ucapnya.
"Di Italia, angka kematiannya sudah sangat menyedihkan. Dalam sehari, 250 orang bisa meninggal. Prioritasnya saat ini adalah berkonsentrasi di peperangan ini. Sisanya tidak penting," tutup Ancelotti.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white