Chelsea dan Tottenham Hotspur Sukses Bukukan Kemenangan

Kemenangan sukses diraih dua tim asal London, Chelsea dan Tottenham Hotspur, di pekan ke-7 Premier League 2019/20.
Di Stamford Bridge, Sabtu (28/9/2019) malam WIB, Chelsea sukses meraih kemenangan atas Brighton & Hove Albion dengan skor 2-0. Jorginho dan Willian jadi pencetak gol kemenangan 'Si Biru' di laga ini.
Chelsea turun dengan para pemain kuncinya, macam Tammy Abraham, Willian, Pedro Rodriguez, Mason Mount, maupun Jorginho. Andreas Christense dan Fikayo Tomori mengawal lini pertahanan.
Brighton juga melakukan hal yang sama. Neal Maupay, Aaron Mooy, Pascal Gross, Dale Stephens, serta Yves Bissouma diturunkan sejak awal. Lini pertahanan digalang oleh Dan Burn, Lewis Dunk, serta Adam Webster.
Sejak babak pertama dimulai, Chelsea selaku tuan rumah langsung menekan pertahana Brighton. Pada menit 15, mereka mampu mencetak peluang lewat sundulannya. Sayang, sundulan dari Mount ini gagal berbuah gol.
Tekanan Chelsea tidak berhenti sampai situ. Barkley dan Willian juga beberapa kali memberikan ancaman ke lini pertahanan Brighton. Namun, upaya mereka untuk mencetak gol ini terhalang ketatnya pertahanan Brighton.
Di laga ini, Brighton mengusung skema tiga bek. Dengan begitu, mereka memiliki keunggulan jumlah pemain di lini pertahanan. Itu yang membuat Chelsea sulit mencetak angka. Ruang bagi para pemain depan untuk bergerak ditutup sedemikian rupa..
Situasi ini terus berlangsung di babak pertama. Ditambah juga dengan kesulitan Brighton dalam merancang serangan, membuat babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Di babak kedua, Brighton melakukan perubahan. Mereka memasukkan Gaetan Bong, menggantikan Bossouma yang dinilai tidak tampil maksimal.
Namun, pergantian pemain ini tidak memberikan dampak signifikan bagi Brighton. Pada menit 50, Chelsea sukses membuka keunggulan. Mereka mendapatkan hadiah penalti setelah salah seorang pemainnya dijatuhkan di kotak penalti.
Situasi sempat menegang manakala pemain Brighton melakukan protes. Wasit pun harus berkonsultasi dengan VAR sebelum memberikan hadiah penalti ini. Penalti pun didapat Chelsea, dan Jorginho yang ditugaskan sebagai eksekutor sukses mencetak gol.
Unggul satu angka membuat Chelsea bermain nyaman. Meski begitu, bukan berarti mereka tidak mengincar gol kedua. Masuknya Callum Hudson-Odoi dan Mateo Kovacic menjadi indikasi atas keinginan 'Si Biru' menambah angka.
Di sisi lain, Brighton merespons pergantian Chelsea ini dengan memasukkan Aaron Conolly. Pergantian yang dilakukan kedua tim ini berhasil menjaga intensitas permainan.
Chelsea tetap agresif menekan. Sementara itu, Brighton mulai berani melakukan serangan balik. Pada akhirnya, Chelsea sukses menambah angka. Pada menit 76, Willian yang menerobos kotak penalti sukses merobek jala Brighton lewat sepakannya.
Pada 10 menit terakhir babak kedua, Chelsea dan Brighton masih berupaya menambah angka. Namun, sampai laga tuntas, skor 2-0 untuk Chelsea tetap bertahan.
Di pertandingan lain, Tottenham Hotspur sukses membukukan kemenangan atas Southampton. Bertandang ke St. Mary Stadium, Sabtu (28/9/2019), Tottenham menang 2-1 lewat gol-gol dari Tanguy Ndombele dan Harry Kane.
Tottenham menurunkan para pemain intinya, macam Harry Kane, Christian Eriksen, Son Heung-min, maupun Tanguy Ndombele. Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen mengawal pertahanan.
Southampton juga melakukan hal yang sama. Mereka menurunkan Soufane Boufal, Danny Ings, Nathan Redmond, Ryan Bertrand, dan Oriol Romeu. Jannik Vestergaard, Maya Yoshida, dan Jan Bednarek menggalang pertahanan.
Sedari awal babak pertama, Tottenham mampu menegaskan dominasi atas Southampton. Mereka mengatur tempo dengan baik dan banyak bermain dengan umpan-umpan pendek.
Meski begitu, bukan berarti Southampton tidak mengancam. Pada menit 11, mereka mampu mencetak peluang lewat Pierre-Emile Hojbjerg. Sayang, sepakannya masih mampu diamankan Hugo Lloris.
Setelah peluang itu, Southampton mulai jarang memberikan ancaman. Malah, mereka balik ditekan oleh Spurs. Pada menit 22, The Lilywhites berhasil menciptakan peluang lewat sepakan Ndombele. Namun, sepakannya ini masih melebar.
Selang dua menit kemudian, Spurs berhasil mencetak gol. Memanfaatkan umpan manis Son, Ndombele mampu merobek jala Southampton lewat sepakannya. Skor berubah 1-0.
Selepas gol ini, Tottenham semakin agresif menyerang. Namun, pada menit 31, mereka harus kehilangan salah satu pemainnya, Serge Aurier. Sosok asal Prancis itu mendapat kartu merah, usai menerima dua kartu kuning.
Situasi Spurs yang goyah ini dimanfaatkan dengan baik oleh Southampton. Pada menit 39, Ings mampu membobol gawang Lloris usai memanfaatkan kesalahan yang dilakukan pemain bertahan Spurs. Skor berubah 1-1.
Tottenham tidak tinggal diam. Pada menit 43, mereka kembali unggul atas Southampton usai Kane mencetak gol lewat sepakannya, memanfaatkan umpan Eriksen. Skor berubah 2-1, dan skor ini bertahan hingga babak pertama rampung.
Memasuki babak kedua, Southampton mencoba untuk bangkit. Keunggulan pemain yang dimiliki The Saints membuat mereka mampu menekan lini pertahanan Tottenham dengan apik.
Pada menit 57, mereka sukses mencetak peluang lewat sepakan bebas James Ward-Prowse. Berlanjut pada menit 59 dan 63, giliran Redmond yang memberikan ancaman bagi Spurs.
Sadar bahwa mereka mulai banyak ditekan, Tottenham melakukan perubahan pada menit 64. Erik Lamela dimasukkan oleh Mauricio Pochettino, pelatih Spurs. Masuknya Lamela diiringi oleh perubahan skema permainan Spurs.
Alih-alih menekan dengan agresif, Spurs mencoba bermain lebih santai. Mereka menunggu di belakang, sekaligus merapatkan jarak antara pemain. Hal ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pemain Southampton.
Untuk mendukung hal tersebut, mereka juga memasukkan Eric Dier di babak kedua ini. Hasilnya, Southampton kesulitan menembus pertahanan Spurs.
Sadar bahwa mereka punya kesempatan untuk menambah angka, Southampton juga memasukkan pemain baru di babak kedua ini. Mereka adalah Stuart Armstrong dam Michael Obafemi. Shane Long juga dimasukkan.
Namun, masuknya tiga pemain ini tidak memperkuat lini serang Southampton. Apiknya skema pertahanan yang dibuat oleh para pemain Spurs membuat mereka mati kutu. Alhasil, hingga babak kedua usai, skor 2-1 masih bertahan.
Berkat hasil ini, Chelsea berhasil naik ke peringkat 6 dengan raihan 11 poin. Sedangkan bagi Spurs, kemenangan ini membuat mereka bertahan di peringkat 4 dengan capaian 11 poin. Sama dengan Chelsea, namun Spurs unggul selisih gol.
