Cristiano Ronaldo Ungkap Perjuangan Pep Guardiola Bujuk Dirinya Gabung Man City
ยทwaktu baca 2 menit

Cristiano Ronaldo mengungkapkan bahwa Pep Guardiola pernah melakukan segala cara untuk mendaratkannya ke Manchester City. Sebab bintang asal Portugal itu dulu pernah mengatakan dirinya tak pernah berniat untuk kembali ke Manchester United (MU).
Dalam wawancara dengan Piers Morgan pada Senin (14/11) lalu, Ronaldo menyebut bahwa ia sudah sangat dekat dengan Manchester City pada musim panas 2021 lalu. Bahkan, manajer The Citizens siap melakukan segala cara agar Ronaldo mau merapat ke Etihad Stadium.
"Saya sudah sangat dekat ke Manchester City, saya sudah banyak berbincang, mereka telah mencoba berbagai cara. Guardiola melakukan semua [cara] yang dia bisa untuk membawa saya ke City," ungkap Ronaldo, dikutip dari Marca.
Akan tetapi, pada akhirnya Ronaldo memilih untuk pulang ke MU. Keputusan itu tak lepas dari andil eks pelatihnya, Sir Alex Ferguson.
"Namun, hati saya, perasaan saya dan apa yang telah dilakukan sebelumnya oleh Sir Alex Ferguson membuat perbedaan," lanjut bomber 37 tahun itu.
Sebenarnya CR7 tak pernah terpikir untuk kembali ke Old Trafford. Kini, peraih lima Ballon d'Or itu pun mengaku sangat kecewa dengan keputusannya untuk kembali ke 'Setan Merah'. Pasalnya, Ronaldo menilai tak ada perkembangan secara signifikan soal fasilitas di MU.
"Saat saya memutuskan hengkang dari Juventus, [Manchester] United tidak masuk dalam rencana saya. Saat saya bergabung dengan United, saya berharap ada sesuatu yang berubah, saya menghabiskan sembilan tahun di Madrid, lalu Juventus," imbuh Ronaldo.
"Semuanya masih sama, teknologinya, ya semuanya. Sesuatu yang mengejutkan saya, saya tidak menyangka itu," tandasnya.
Cristiano Ronaldo kini tengah menjalani musim kedua dalam periode kepulangannya ke Manchester United. Di musim pertama, tepatnya 2021/22 ia berhasil jadi top skor klub usai melesakkan 24 gol dari 39 penampilan lintas ajang.
Namun, ketajamannya perlahan meredup pada musim 2022/23. Hingga saat ini, eks Real Madrid itu baru mengemas 3 gol dari 16 laga lintas kompetisi.
Musim ini, Ronaldo juga lebih banyak menciptakan sensasi dibanding prestasi. Striker Timnas Portugal itu beberapa kali melakukan ulah dengan tujuan mengekspresikan kekecewaan.
Hal tersebut dilakukannya saat diganti lawan Newcastle dan keluar duluan sebelum laga kontra Tottenham berakhir. Ia pun sempat mendapat hukuman dari pelatih MU, Erik ten Hag, imbas perilakunya tersebut.
