Dani Parejo dan Harapannya Bersama Timnas Spanyol

Hanya ada satu harapan Daniel Parejo saat ini. Yakni, bertahan di Tim Nasional (Timnas) Spanyol selama mungkin.
Jelang laga uji tanding menghadapi Jerman (24/3/2018) dan Argentina (28/3), pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui, memanggil 24 pemain. Dari 24 nama itu, tiga di antaranya sama sekali belum memiliki cap bersama Timnas. Mereka adalah Marcos Alonso, Rodri, dan Parejo.
Nah, yang membedakan Alonso dan Parejo dengan Rodri adalah usia. Saat ini Rodri yang bernama lengkap Rodrigo Hernandez Cascante itu baru berusia 21 tahun. Dengan pengalaman bermain di level senior yang baru tiga tahun, tak mengherankan kalau gelandang Villarreal itu belum punya cap Timnas. Sementara, Alonso dan Parejo berbeda.
Saat ini, Alonso sudah berusia 27 tahun. Sedangkan, usia Parejo sudah mencapai angka 28. Meski di level junior dulu Parejo sangat aktif membela Timnas (43 caps di level U-19, U-20, dan U-21), baru kali ini eks pemain Real Madrid itu dipercaya untuk mengisi slot di level senior.
Pemanggilan ini pun tidak disangka-sangka Parejo. Pemain yang sempat berkelana di Inggris bersama Queens Park Rangers tersebut bahkan tidak mengharapkan dipanggil sama sekali.
"Bagaimana aku mengetahui pemanggilanku? Well, aku sedang berada di ruang fisioterapi dan tiba-tiba saja rekan-rekan setimku bersama kitman tim masuk. Mereka berteriak-teriak memberiku selamat," kisah Parejo kepada El Transistor.
Meski Parejo tidak menyangka, pemanggilan terhadapnya ini sebenarnya tidak mengejutkan. Mantan gelandang Getafe ini merupakan salah satu aktor kunci kebangkitan Valencia musim ini. Dari 33 penampilan di La Liga dan Copa del Rey, Parejo berhasil mempersembahkan 6 gol dan 6 assist.
Namun, bukan cuma itu kontribusi Parejo. Sebagai seorang pengatur serangan, Parejo punya kemampuan mengumpan yang ciamik. Rata-rata dalam satu pertandingan dia bisa menciptakan 2 umpan kunci.

Kemudian, secara defensif Parejo juga layak diacungi jempol. Lewat 2,6 tekel, 1 intersep, dan 0,8 sapuan per pertandingan, dia berkolaborasi dengan Geoffrey Kondogbia untuk membuat lini tengah Valencia menjadi lebih solid. Atribut defensif inilah yang sangat dibanggakan oleh Parejo.
"Aku memang sudah berkembang pesat secara defensif. Sekarang aku lebih komplet. Untuk ini, aku berutang banyak pada pelatih-pelatih yang sudah banyak membantuku, Ernesto Valverde dan Marcelino," kata Parejo.
Parejo pun kemudian mengungkapkan harapannya. Pemain yang sempat bermusuhan dengan suporter Valencia ini yakin bahwa dirinya bisa lama menjadi penghuni Timnas.
"Kupikir karena karakter bermainku cocok dengan gaya bermain tim. Pemanggilan ini adalah mimpi yang menjadi nyata dan aku berharap bisa bermain di Piala Dunia. Namun, untuk saat ini aku masih akan fokus dari hari ke hari dulu," tutupnya.
