Kumparan Logo

Datang ke Jakarta, Bukti Hubungan Maczman-Jakmania Baik-baik Saja

kumparanBOLAverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi pendukung PSM Makasar di laga pertama final Piala Indonesia antara Persija Jakarta vs PSM Makassar yang digelar di SUGBK, Minggu (21/7). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aksi pendukung PSM Makasar di laga pertama final Piala Indonesia antara Persija Jakarta vs PSM Makassar yang digelar di SUGBK, Minggu (21/7). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (28/8/2019), PSM Makassar tidak cuma bermodalkan 11 pemain di lapangan dan para penghuni bench. Turut hadir The Maczman --kelompok suporter PSM-- untuk laga tunda Liga 1 2019 ini.

Ditemui di kawasan Gelora Bung Karno, sekitar 500 pendukung PSM hadir untuk mendukung tim kebanggaannya. Tak hanya dari Makassar, beberapa di antaranya yang hadir juga dari Jakarta.

"Kami datang dari Tanjung Priok. Dari pinggir Priok ke sini semua. Enggak tahu yang hadir dari Makassar, tetapi kami perkirakan jumlahnya 500 orang walau tak beriringan," ujar salah satu pendukung PSM, Sanusi Jumain.

Suasana sekitar Stadion Utama GBK jelang laga final Piala Indonesia antara Persija Jakarta vs PSM Makassar, Minggu (21/7). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Pendukung PSM menyambangi Jakarta tanpa rasa takut. Walaupun, hubungan mereka dengan suporter Persija alias Jakmania sempat merenggang akibat insiden di final Piala Indonesia lalu. Dalam laga yang berlangsung di Makassar, rombongan Persija menerima lemparan benda tumpul.

"Kalau kendala tidak ada, tetapi kami timbul pertanyaan semoga tidak apa-apa di dalam. Kami datang ke sini 'kan mau nonton bola, ya, lalu insiden yang kemarin hanyalah oknum," ucap Sanusi.

"Tadi juga sudah ada komunikasi antara Jakmania dan Maczman, tadi kami juga masuk dijaga dan aman-aman saja," tambahnya.

Aksi pendukung PSM Makasar di laga pertama final Piala Indonesia antara Persija Jakarta vs PSM Makassar yang digelar di SUGBK, Minggu (21/7). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Ke depannya, kubu Maczman mengharapkan tak ada aksi balas dendam yang memperkeruh relasi kedua kubu. Menurut Sanusi, sudah saatnya pendukung sepak bola bersikap dewasa untuk mendukung kesebelasannya.

"Kami 'kan menonton bola hanya 90 menit, habis itu sudah tidak ada lagi. Kalau di Makassar waktu itu sangat disayangkan sekali," kata Sanusi.