kumparan
1 Desember 2019 12:46

David Martin: Jalani Debut dan Jadi Pahlawan bagi West Ham

[PORTRAIT] David Martin
Haru David Martin dalam laga debut Premier League-nya. Foto: Action Images via Reuters/John Sibley
Meski butuh waktu sangat lama, akhirnya mimpi David Martin menjadi kenyataan. Sabtu (30/11/2019), kiper berusia 33 tahun ini dipercaya menjaga gawang West Ham United dalam pertandingan melawan Chelsea di Stamford Bridge.
ADVERTISEMENT
Bagi Martin, itulah kali perdana dia tampil di ajang Premier League. Kans untuk Martin muncul, karena Lukasz Fabianski cedera dan performa Roberto Jimenez sebagai kiper kedua jauh betul dari harapan sang pelatih, Manuel Pellegrini.
Situasi ini tak disia-siakan Martin. Pada laga tersebut, Chelsea melancarkan 19 tembakan dan 6 di antaranya mampu dipatahkan eks kiper Millwall ini. Pada akhirnya, pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk tim tamu, West Ham.
Sadar berhasil menciptakan clean sheet di laga debut Premier League-nya, Martin tak dapat menahan haru. Dengan mata berkaca-kaca, dia memeluk rekan-rekannya. Kemudian dia berlari ke pinggir lapangan untuk memeluk sang ayah, Alvin.
"Rasanya seperti bukan kenyataan. Usia saya 33 tahun sekarang dan saya punya karier yang lumayan. Tetapi itu semua tak membikin saya siap untuk momen seperti ini," jelas Martin, dikutip dari The Guardian.
ADVERTISEMENT
"Saya kesulitan untuk menikmati makanan dalam dua hari terakhir. Cress [panggilan Aaron Creswell, full-back andalan West Ham, red] menertawakan saya karena makanan di piring saya selalu tak habis ketika ditarik oleh pelayan."
"Lalu hari ini datang, selepas laga saya dan ayah tak bicara apa-apa karena sibuk menangis. Bagi ayah saya, melihat anaknya debut untuk tim yang dia pernah bela selama 21 tahun, menciptakan clean sheet, menang pula, itu rasanya luar biasa," imbuhnya.
David Martin
Aksi David Martin dalam laga debut melawan Chelsea. Foto: Action Images via Reuters/John Sibley
Darah sepak bola memang mengalir dalam diri David Martin. Ayahnya, Alvin, menjadi bek andalan West Ham dari masa 1976 hingga 1996. Sepanjang kariernya di West Ham, sosok kelahiran Liverpool itu sudah merasakan satu titel Piala FA.
Riwayat ini disadari Pellegrini dan dia sadar betapa bahagianya Martin. Di sisi lain, Pellegrini juga merasa Martin merupakan sosok di balik kemenangan atas Chelsea, sekaligus pemutus rekor buruk 11 laga tanpa kemenangan di seluruh ajang.
ADVERTISEMENT
"Kami sadar keluarganya memiliki ikatan erat dengan tim ini. Dan itulah yang membikin laga perdananya pada ajang Premier League menjadi tak mudah," papar eks pelatih Manchester City tersebut.
"Namun, sejak saya bicara soal ide memainkan dia dalam pertandingan ini, dia sudah berusaha melakukan persiapan sebaik mungkin. Sebelum sepak mula, dia diam. Tetapi, saat tampil, dia betul-betul menunjukkan kemampuan terbaiknya," imbuhnya.
Berkat hasil ini, West Ham kini berada di posisi ke-13 klasemen sementara Premier League. Sementara, Chelsea turun dari posisi ketiga ke posisi keempat dengan torehan 26 poin, tertinggal tiga poin dari Manchester City dan Leicester City.
===
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan