Deretan Langkah Mencurigakan Roman Abramovich Sembunyikan Aset Sejak Awal Invasi
ยทwaktu baca 3 menit

Roman Abramovich dikenal dekat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Bahkan, bos Chelsea itu dilaporkan sudah tahu kapan Putin akan menginvasi Ukraina dan buru-buru melakukan langkah mencurigakan.
Rusia tercatat menginvasi Ukraina sejak 24 Februari 2022. Marca melansir, Roman Abramovich langsung gerak cepat setelah mengetahui informasi dari orang dalam terkait rencana invasi Rusia.
Abramovich yang merupakan bagian dari oligarki Rusia itu mengamankan beberapa aset berharganya untuk menghindari penyitaan dan sanksi. Kapal mewah menjadi yang paling dominan disembunyikan oleh bos Chelsea itu.
"Hal yang aneh tentang gerakan oligarki Rusia [Abramovich] adalah semua rencananya dimulai sebelum asetnya disorot Inggris," tulis laporan tersebut.
"Menurut informasi terbaru, pengusaha Rusia itu mengetahui niat Vladimir Putin untuk menyerang Ukraina dan dia memutuskan untuk memindahkan propertinya dan menjaganya agar tetap aman dari sanksi," tulis lebih lanjut.
Beberapa aset yang disembunyikan oleh Abramovich antara lain, kapal pesiar mewah bernama Eclipse. Dua superyacht senilai 1,3 miliar poundsterling (setara Rp 24,5 triliun) disembunyikan di perairan Turki.
Eclipse bebas dari masalah sengketa usai ditempatkan di pelabuhan barat daya Marmaris. Sementara, kapal pesiar mewah lainnya yang bernama Solaris berada di resor Bodrum, Turki.
Tak hanya kapal pesiar mewah, armada jet dan helikopter milik Abramovich langsung bergerak dari Israel ke Rusia dan meluncur ke Arab Saudi untuk menghindari pelacakan dan sanksi.
Selanjutnya, The Guardian melansir bahwa Abramovich langsung mengubah kepemilikan perusahaannya yang bernama MHC Jersey Ltd tepat sehari setelah invasi Rusia ke Ukraina dimulai.
Hal itu yang membuat kapal pesiar lain milik Abramovich bernama Aquamarine tak disita oleh pemerintah karena induk perusahaan MHC sudah berganti kepemilikan kepada rekan dekatnya, David Davidovich.
"Kapal yang panjangnya 50 meter berada di dok kering di pelabuhan Vlissingen, Belanda dan ditutupi dengan terpal dan perancah yang tampak seperti pekerjaan renovasi. Sebuah kapal yang hingga 24 Februari milik Abramovich, tetapi sehari kemudian menjadi milik rekan dekatnya, David Davidovich," tulis laporan tersebut.
"Sementara, Davidovich menegaskan kepada surat kabar Inggris bahwa baik Aquamarine dan perusahaan MHC Jersey Ltd yang terdaftar sebagai pemilik kapal pesiar di database maritim MarineTraffic, adalah miliknya," lanjut laporan itu.
Rencana tersebut terbukti berhasil. Pasalnya, Aquamarine tak masuk dalam daftar 14 kapal pesiar tak dikenal yang disita Pemerintah Belanda terkait dengan oligarki Rusia.
Meski begitu, aset Abramovich lainnya ada yang berhasil dibekukan, termasuk Chelsea. Bahkan, klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu dimiskinkan dengan tak bisa menjual tiket kandang, membuka toko ofisial, hingga kartu kredit klub dibekukan.
Terlepas dari itu, Roman Abramovich kini tengah sibuk menjadi bagian dari negosiator damai Rusia-Ukraina. Namun, langkah ini disinyalir diambil Abramovich untuk tetap bisa menjaga asetnya yang tersebar di Rusia, Turki, dan Arab Saudi.
