Eks Dortmund Usai Latih Pemain Papua Football Academy: Taktik Perlu Diperbaiki

Tiga mantan pemain Borussia Dortmund baru saja memberikan coaching clinic kepada para pemain Papua Football Academy. Ada yang menjadi perhatian usai sesi tersebut, yakni segi taktikal yang perlu diperbaiki.
Adalah Marcel Schmelzer, Jorg Heinrich, dan Paul Lambert yang memberikan coach clinic di Stadion Madya, Jakarta, pada Jumat (8/9). Dalam sesi itu, ketiganya memberikan pelatihan dasar.
Dalam pantauan kumparan di lokasi, para pemain menjalani latihan rondo dengan variasi tambahan. Menurut Heinrich, para pemain sudah baik soal teknik dasar, namun ada hal lain yang perlu diperbaiki.
"Bakat teknik cukup baik, mungkin mereka masih sedikit [kurang] taktikal. Kami lihat ini perlu diperbaiki di anak-anak Papua Football Academy," kata Heinrich usai latihan.
Heinrich kemudian menambahkan perbedaan porsi latihan di Indonesia dan Dortmund. Menurutnya, latihan di Jerman lebih menguras tenaga.
"Di Eropa, di BVB [Dortmund], speed itu sangat cepat. Full sampai habis, istirahat, lalu latihan full sampai habis lagi," terang Heinrich.
"Tidak bagus yang cuma 50 persen-50 persen seperti ini, ini tidak baik," tambahnya.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga datang dalam sesi tersebut. Ia mengungkapkan sesi-sesi pelatihan seperti ini sebagai upaya untuk meningkatkan talenta muda.
Upaya tersebut juga selaras dengan visi PSSI yang ingin menciptakan pemain berstandar internasional. PSSI sendiri juga sudah bekerja sama dengan Liga Jerman, salah satunya untuk posisi Dirtek PSSI.
"Hari ini Dortmund datang, untuk memastikan tadi, bagaimana kita terus meningkatkan talenta yang ada, dari kaca mata standar internasional, bukan standar saya, bukan standar PSSI," kata Erick.
"Karena, kan, mau main sama internasional, dan ini kenapa kami dorong hari ini. Saya mengucapkan terima kasih sama Liga Jerman, sama Dortmund, yang punya komitmen penuh untuk mendukung sepak bola Indonesia," tambahnya.
