kumparan
19 Agustus 2019 19:46

Emery: Kami Tidak Ingin Melawan Liverpool Lagi

Unai Emery saat memimpin laga Arsenal. Foto: REUTERS/Eddie Keogh
Sabtu (24/8/2019), akan menjadi hari penting buat Arsenal. Bukan apa-apa, hari itu The Gunners bakal melakoni ujian besar pertama mereka di Premier League musim ini: Menghadapi Liverpool Jelang pertandingan itu, pelatih Arsenal, Unai Emery, menyatakan bahwa ia dan timnya sebetulnya tak ingin bertemu Liverpool kembali.
ADVERTISEMENT
“Kami tidak ingin bertemu Liverpool lagi. Kami lebih suka tidak melawan mereka,” kata Emery seperti yang dilansir Sky Sports.
Sejak menjadi pelatih Arsenal pada awal 2018/2019 lalu, Liverpool memang menjadi mimpi buruk Emery. Dalam dua pertemuan melawan Liverpool, Emery dan Arsenal tak sekali pun meraih poin penuh.
Ketika bertemu di Anfield, Arsenal bahkan dicukur dengan skor 5-1 oleh skuat asuhan Juergen Klopp. Hasil di markas Liverpool itu menjadi kekalahan terbesar Arsenal di tangan Emery sampai saat ini.
Arsenal kalah 1-5 dari Liverpool di laga pekan 20 Premier League 2018/19. Foto: REUTERS/Phil Noble
Meskipun begitu, Emery jelas hanya bercanda ketika mengatakan kata-kata di atas. Eks pelatih Paris Saint-Germain itu mengakui bahwa ia sebenarnya sudah tidak sabar untuk berhadapan dengan Mohamed Salah dkk.
ADVERTISEMENT
“Melawan Liverpool akan menjadi kesempatan bagi kami untuk membuktikan diri. Pertandingan kami di akhir pekan nanti akan menjadi sesuatu yang bagus. Ini adalah tantangan bagi kami, tantangan yang sangat bagus. Pergi ke Anfield dengan enam poin adalah sesuatu yang menyenangkan.”
Optimisme Emery adalah sesuatu yang wajar. Memasuki musim 2019/2020, Arsenal benar-benar membenahi skuatnya. Pemain-pemain tua atau yang tidak cukup kualitasnya disingkirkan.
Sebagai gantinya, ‘Meriam London’ merekrut beberapa pemain papan atas. Mulai dari topskorer kedua Ligue 1 2018/2019, Nicolas Pepe, pemain penting Timnas U-21 Spanyol yang menjuarai Piala Eropa U-21 2019, Dani Ceballos, dan bek kiri Celtic FC, Kieran Tierney. Arsenal juga menambah pengalaman di lini belakang dengan membeli bek tengah veteran Chelsea, David Luiz.
ADVERTISEMENT
Pemain-pemain senior Arsenal juga tentunya lebih nyetel dengan skema Emery. Di satu sisi, pelatih asal Spanyol itu sudah lebih paham dengan permainan timnya dan lawan-lawannya di Premier League.
Alhasil, Arsenal sukses meraih dua kemenangan dari dua laga perdananya di Premier League 2019/2020. Hasil di dua partai di awal musim ini merupakan peningkatan dari musim lalu, mengingat Arsenal gagal meraih satu poin pun di dua pertandingan pertama.
Pemain-pemain Arsenal merayakan gol Pierre-Emerick Aubameyang. Foto: REUTERS/Scott Heppell
Emery tentu sudah memiliki rencana untuk menjalani pertandingan keduanya di Anfield. Menariknya, ia menyatakan bahwa untuk meraih hasil positif, timnya harus mampu untuk beradaptasi dengan skema Liverpool terlebih dahulu sebelum mengembangkan permainan sendiri.
“Persiapan pertama kami adalah beradaptasi terhadap permainan mereka sebagai tim, dan tiap-tiap individu yang mereka miliki. Setelah itu, kami akan mempersiapkan permainan kami, baik itu secara defensif maupun ofensif,” pungkas Emery.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan