Kumparan Logo

Erick Thohir Akan Temui Wasit & Undang Suporter Bila Terpilih Jadi Ketum PSSI

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kedua kanan) menerima lukisan bergambar dirinya saat kegiatan diskusi dengan suporter dan pecinta sepak bola di Denpasar, Bali, Sabtu (11/2/2023). Foto:  ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
zoom-in-whitePerbesar
Calon Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kedua kanan) menerima lukisan bergambar dirinya saat kegiatan diskusi dengan suporter dan pecinta sepak bola di Denpasar, Bali, Sabtu (11/2/2023). Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Menteri BUMN, Erick Thohir, sudah memiliki rencana andai ia terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) PSSI. Wasit dan suporter adalah dua kelompok yang akan ia temui lebih dulu.

Menurutnya, menemui wasit dan suporter adalah salah satu cara untuk mencari solusi untuk masalah sepak bola Indonesia. Erick ingin menjadi Ketum PSSI pertama yang menemui wasit.

Selanjutnya, ia ingin mengundang suporter untuk berdiskusi. Erick mengatakan bahwa suporter banyak yang kecewa karena hasil pertandingan sudah tertebak atau adanya 'permainan'.

Pecinta sepak bola memasang pin bergambar Calon Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat kegiatan diskusi Erick Thohir dengan suporter dan pecinta sepak bola di Denpasar, Bali, Sabtu (11/2/2023). Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Sepak bola Indonesia perlu solusi bukan hanya menunjuk kesalahan. Misalnya wasit, saya mau jadi Ketua Umum PSSI pertama yang datang ke rumah wasit, lihat. Supaya mereka jadi bagian dari pembangunan industri ini," kata Erick saat bertemu suporter di Denpasar, Bali, Sabtu (11/2).

"Kedua, kami mengumpulkan suporter, sarasehan, supaya mereka tahu apa yang boleh dan tidak boleh. Saya tahu banyak suporter yang kecewa karena sebelum pertandingan sudah tahu hasilnya," sambungnya.

Lebih lanjut, Erick mengatakan sepak bola Indonesia harus diperbaiki dari grassroot untuk mengetahui masalah dan menemukan solusinya.

Erick Thohir mendaftarkan diri sebagai Ketum PSSI berikutnya di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta pada Minggu (15/1/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Inilah perbaikan yang kita lakukan, tanpa harus menunjuk siapa yang salah dan siapa yang benar. Kita membangun sepak bola dari bawah, bukan dari atas. Kita harus tahu, apa problemnya," tutur Erick.

"Ketua umum bukan sekadar menjual visi-misinya, melainkan harus mewakili visi-misi komunitas sepak bola. Kalau terpilih, harus ada sarasehan sepak bola untuk membuat blue print sepak bola nasional yang berdasarkan masukan dari bawah," pungkasnya.

Pemilihan Ketum PSSI akan dilaksanakan di Kongres Luar Biasa PSSI pada Kamis (16/2) mendatang. Erick bersaing dengan empat calon lainnya, yakni La Nyalla Mattalitti, Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, dan Fary Djemy Francis.