Erick Thohir: Bukan Tak Mungkin Kita Menang Lawan Jepang

28 Maret 2025 17:30 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketum PSSI Erick Thohir saat menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan terbaru Timnas di Jakarta, Selasa (25/2/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PSSI Erick Thohir saat menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan terbaru Timnas di Jakarta, Selasa (25/2/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bicara soal peluang Timnas Indonesia di Grup C Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia mengatakan, bukan hal mustahil menang di markas Jepang.
ADVERTISEMENT
Timnas Indonesia akan memainkan dua pertandingan pada Juni mendatang. Skuad asuhan Patrick Kluivert akan menjamu China di Stadion GBK pada 5 Juni, lalu bertandang ke markas Jepang pada 10 Juni.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi keempat Grup C dengan sembilan poin. Di posisi keempat dan kelima diisi oleh Bahrain dan China dengan poin sama, yakni enam poin.
Sementara, di posisi ketiga ada Arab Saudi dengan 10 poin, lalu Australia di urutan kedua dengan 13 poin, dan Jepang di puncak klasemen dengan 20 poin. Peringkat 1 dan 2 akan otomatis lolos ke Piala Dunia, sementara peringkat 3 dan 4 akan melanjutkan perjuangan ke Ronde 4.
''Pertandingan ke depan melawan China dan jepang itu tidak mudah. Kita harus mendapatkan tiga poin minimal, tentu bergantung hasil dari tim lain, untuk kita bisa peringkat 3 atau 4, dan masuk round 4,'' kata Erick Thohir, Kamis (27/3).
ADVERTISEMENT
Sejumlah pemain Timnas Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya pada pertandingan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Foto: Bay Ismoyo/AFP
Saat ini beredar kabar PSSI akan menambah pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia, yakni Miliano Jonathans. Terkait kabar tersebut, Erick Thohir belum bisa bicara banyak.
Namun, ia memastikan bahwa pemain-pemain terpilih di Timnas Indonesia adalah pemain terbaik. Ia tak ingin ada pemain titipan di skuad 'Garuda'.
''Saya tidak bisa berkomentar sebelum proses [naturalisasi Miliano] terjadi. Saya juga tidak bisa berkomentar mana pemain yang dipilih atau tidak, karena itu prosesnya masing-masing ofisial [ tim pelatih],'' ucap Erick.
''Tapi, yang pasti saya tak mau ada pemain titipan di timnas. Karena itu yang merusak strata pembinaan secara nasional,'' jelasnya.