Kumparan Logo

FIFA Puskas Award: Mencari "Gol Terbaik di Dunia"

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ilustrasi (Foto: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi (Foto: Unsplash)

Setiap tahunnya, FIFA memberikan penghargaan untuk sebuah gol yang dipilih sebagai gol terbaik di dunia.

FIFA Puskas Award, demikian penghargaan untuk gol yang dipilih sebagai yang terbaik itu dinamai. Tidak sulit menebaknya: penghargaan itu dinamai atas legenda sepak bola asal Hongaria, Ferenc Puskas.

Puskas, yang menjadi bagian dari The Mighty Magyars —Tim Nasional Hongaria yang mengguncang dunia pada 1950-an—, wafat pada November 2006. Kini, namanya akan dikenang dalam setiap kaki-kaki yang menciptakan gol indah.

Tahun lalu, Ferenc Puskas Award jatuh ke tangan Wendell Lira, pesepakbola Brasil yang kini juga sudah gantung sepatu. Pada Campeonato Goiano tahun 2015, Lira, yang memperkuat Goianésia, mencetak gol salto ke gawang Atlético Goianiense.

Gol Lira itu bahkan mengalahkan gol solo-run Lionel Messi. Bagaimana proses terciptanya? Pada laga itu, Lira berlari masuk ke kotak penalti untuk menyambut umpan lob dari rekannya.

Namun, posisi Lira tidak menguntungkan. Bola justru jatuh di belakang punggungnya. Tak kehabisan ide, ia memutar tubuhnya, lalu bergerak mundur beberapa langkah, dan menjatuhkan tubuhnya seraya menendang bola. Gelar gol terbaik jadi miliknya.

video youtube embed

Tahun ini, ada tiga nama yang bakal memperebutkan Ferenc Puskas Award. Mereka adalah Marlone, pesepakbola asal Brasil yang memperkuat Corinthians; Daniuska Rodriguez, gadis 18 tahun yang mencetak gol indah di Kejuaraan Sepak Bola Wanita U-17 Amerika Selatan; lalu Mohd Faiz Subri, pemain asal Malaysia yang kini memperkuat Penang FA di Liga Super Malaysia.

Siapa pemenangnya akan ditentukan lewat voting yang sudah dikumpulkan pada November 2016, lalu diumumkan pada penghargaan "Best FIFA Football Awards", Senin (9/1/2017), di Zurich, Swiss. Berikut adalah gol-gol mereka.

Marlone

Marlone mencetak gol ini pada 21 April 2016 ketika memperkuat Corinthians pada laga melawan Cobresal di Piala Libertadores 2016. Gol ini indah karena diawali oleh operan rapi pemain-pemain Corinthians, sebelum diselesaikan pemain 24 tahun itu dengan sepakan voli sembari menjatuhkan badan.

video youtube embed

Daniuska Rodriguez

Rodriguez mencetak gol ini pada laga Venezuela vs Kolombia, 14 Maret 2016. Yang menarik, sebelum menghempaskan bola ke gawang Kolombia, pemain bernomor punggung 7 itu dengan gigih mempertahankan bola dari rebutan dua orang pemain lawan, mengecoh mereka, lalu melepaskan sepakan kaki kiri keras.

video youtube embed

Mohd Faiz Subri

Pada 16 Februari 2016, dalam laga Penang FA vs Pahang, Subri mengejutkan lawannya lewat tendangan bebas luar biasa: dari sisi kanan pertahanan lawan, dan sangat jauh dari gawang, ia melepaskan tendangan keras. Tendangan tersebut lalu melengkung ke sisi luar dan menghujam turun, tepat ke dalam gawang Pahang.

video youtube embed