Kumparan Logo

Fiorentina Tunjuk Cesare Prandelli sebagai Pelatih

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih baru Fiorentina, Cesare Prandelli. Foto: Instagram/@acffiorentina
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih baru Fiorentina, Cesare Prandelli. Foto: Instagram/@acffiorentina

Fiorentina terseok-seok di awal musim Liga Italia. Saat ini, tim berjuluk La Viola itu berada di posisi 12 dengan torehan delapan angka. Fiorentina baru menang dua kali dari tujuh pertandingan yang mereka lalui.

Akibat torehan yang buruk itu, manajemen Fiorentina memutuskan untuk memecat pelatih Giuseppe Iachini, Selasa (10/11) dini hari WIB. Tak butuh waktu lama, manajemen Fiorentina telah menunjuk pelatih baru bernama Cesare Prandelli.

"Pertama-tama saya ingin berterima kasih secara pribadi kepada Beppe Iachini. Ia penuh determinasi dan membantu tim di saat-saat yang sulut musim lalu. Dia telah membimbing tim dengan dedikasi dan karakternya," ucap Presiden Fiorentina, Rocco Commisso dilansir situs resmi klub.

"Saya juga ingin memberikan sambutan pribadi saya kepada Prandelli. Kami yakin keahliannya, profesionalitasnya, dan sisi kemanusiaannya sudah diakui di dunia sepak bola. Ia adalah orang yang cocok melatih tim ini," lanjutnya.

Pelatih baru Fiorentina, Cesare Prandelli. Foto: Instagram/@acffiorentina

Nama Prandelli tentu tak asing di telinga pendukung Fiorentina dan penikmat sepak bola Italia. Tahun 2005 hingga 2010 lalu, Prandelli pernah menangani Fiorentina. Dalam periode kepelatihannya, Prandelli bisa membawa Fiorentina ke babak kualifikasi Liga Champions dan menggapai semifinal Liga Europa.

Total, ada 240 pertandingan yang dijalani Prandelli selama menangani Fiorentina. Rincinya, 119 kali Fiorentina dibawanya menang dan 67 kali menderita kekalahan.

Prandelli juga pernah menangani Timnas Italia. Selama kurang lebih empat tahun, Italia dibawa naik turun oleh pelatih yang kini berusia 63 tahun itu.

Para pemain Fiorentina merayaka gol Patrick Cutrone ke gawang Atalanta. Foto: Twitter @acffiorentina

Di bawahnya, Italia pernah menjadi runner up Piala Eropa 2012. Di final, Italia kalah dari Spanyol dengan skor 1-4. Kemudian, Italia juga berhasil menempati posisi 3 Piala Konfederasi pada tahun 2013.

Namun, kisah Prandelli tak mulus di Piala Dunia 2014. Kegagalan Italia menembus fase grup membuat Prandelli kehilangan pekerjaanya sebagai juru taktik Gli Azzurri.

embed from external kumparan

=====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona