Kumparan Logo

Gianni Infantino Setujui Pembagian Dana Piala Dunia ke Federasi

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden FIFA Gianni Infantino berada di dalam stadion sebelum pertandingan Polandia melawan Argentina.
zoom-in-whitePerbesar
Presiden FIFA Gianni Infantino berada di dalam stadion sebelum pertandingan Polandia melawan Argentina.

Presiden FIFA Gianni Infantino menyetujui usulan pembagian dana pendapatan Piala Dunia kepada seluruh asosiasi anggota lewat surat resmi kepada enam konfederasi sepak bola pekan ini. Langkah diplomatis ini diambil setelah adanya desakan kuat dari UEFA dan Concacaf yang menuntut transparansi serta distribusi keuntungan dari turnamen akbar tersebut secara adil.

Surat balasan dari pemimpin tertinggi badan sepak bola dunia tersebut sekaligus meredakan ketegangan yang sempat memuncak di internal organisasi. Kendati menyetujui prinsip dasar pembagian dana, Infantino belum menetapkan angka pasti yang akan dikucurkan ke masing-masing federasi nasional.

Tuntutan UEFA dan Concacaf Terkait Distribusi Pendapatan

Sebelumnya, UEFA dan Concacaf telah mengirimkan proposal bersama yang menuntut agar setiap asosiasi anggota menerima minimal USD 10 juta dari rekor pendapatan Piala Dunia mendatang. Distribusi dana ini direncanakan berjalan sepanjang siklus anggaran tahun 2027 hingga 2030, meskipun jumlah pastinya bisa bervariasi bergantung pada kebutuhan masing-masing wilayah.

Tuntutan keras dari kedua konfederasi raksasa tersebut muncul menyusul kemarahan global atas rencana rahasia Infantino. Sang presiden sempat berupaya menjual 20 persen stake Piala Dunia kepada investor swasta yang dipimpin oleh Joshua Kushner. Rencana komersialisasi sepihak tersebut dinilai mencederai nilai olahraga dan memicu desakan agar Infantino segera meletakkan jabatannya.

Diplomasi Infantino dan Janji Kampanye 2016

Dalam surat tanggapannya, Infantino berusaha mengingatkan kembali komitmen awalnya saat pertama kali terpilih memimpin federasi. Ia menegaskan bahwa esensi dari kesuksesan finansial organisasi harus dinikmati oleh seluruh anggotanya tanpa terkecuali. “Ketika saya meminta kepercayaan dari Asosiasi Anggota pada tahun 2016, saya mengatakannya dengan jelas: ‘Uang FIFA adalah uang Anda - uang Asosiasi Anggota.’ Angka dan mekanisme yang diusulkan sekarang memang baru, tetapi prinsipnya tidak,” tulis Infantino dalam dokumen resmi tersebut.

Meskipun menyambut baik ambisi tersebut, Infantino menekankan bahwa keputusan akhir mengenai mekanisme revenue sharing ini baru akan difinalisasi pada rapat Dewan FIFA tanggal 15 Oktober mendatang. Ia telah menginstruksikan Sekretaris Jenderal untuk mengonsolidasikan semua masukan dari berbagai konfederasi menjadi satu penilaian terintegrasi yang komprehensif.

Rekonsiliasi Politik dan Langkah ke Depan

Rencana penjualan saham kepada kelompok investor Kushner sebelumnya diperkirakan mampu menghasilkan dana segar yang membuat setiap anggota menerima hingga USD 20 juta. Joshua Kushner sendiri merupakan adik dari Jared Kushner, menantu mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hubungan erat antara Infantino dan lingkaran politik Trump memang terus terbangun menjelang Piala Dunia yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Kini, demi meredam gejolak politik di tubuh federasi, Infantino menawarkan perdamaian kepada Presiden UEFA Aleksander Ceferin dan Presiden Concacaf Victor Montagliani. Ia meminta semua pihak untuk menurunkan ego demi keberlangsungan industri sepak bola global. “Mari kita dekati pekerjaan ini dalam semangat persatuan, saling menghormati, dan tanggung jawab bersama. Saya yakin bersama-sama kita dapat mencapai hasil yang berkelanjutan dan didukung secara layak untuk Asosiasi Anggota FIFA serta sepak bola di setiap belahan dunia,” pungkasnya.