Gol Ruben Loftus-Cheek ke Gawang Wolves Dianulir Gegara Lukaku? Ini Aturannya

7 Mei 2022 22:37
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Romelu Lukaku, pemain Chelsea. Foto: David Klein/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Romelu Lukaku, pemain Chelsea. Foto: David Klein/REUTERS
ADVERTISEMENT
Chelsea melawan Wolves dalam laga lanjutan Liga Inggris 2021/22, Sabtu (7/5) malam WIB, di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris. Terjadi kontroversi dalam laga ini ketika gol Ruben Loftus-Cheek dianulir karena 'andil' Romelu Lukaku.
ADVERTISEMENT
Jadi, Chelsea sempat mencetak gol di menit 38. Berawal dari kemelut pasca-sepak pojok, Loftus-Cheek membobol gawang Wolves dengan tendangannya.
Wasit mengecek VAR karena gol itu ada indikasi offside. Dan akhirnya, gol itu tak disahkan. Ada gerakan Lukaku yang menyebabkan Loftus-Cheek berada dalam posisi offside.
Proses golnya begini: Marcos Alonso melepas umpan sepak pojok, bola disundul Thiago Silva, bola jatuh mengenai kaki Antonio Ruediger, bola memantul ke kaki Lukaku, lalu bola liar disambar Loftus-Cheek dengan tendangan ke gawang Wolves.
Keputusan pembatalan gol lewat VAR ditampilkan di layar besar. Foto: Reuters/David Klein
zoom-in-whitePerbesar
Keputusan pembatalan gol lewat VAR ditampilkan di layar besar. Foto: Reuters/David Klein
Ada dua pemain Chelsea yang dicurigai offside dalam proses gol tersebut: Ruediger dan Loftus-Cheek. Menurut penilaian wasit dan VAR, Ruediger onside ketika kakinya mengenai bola hasil sundulan Silva.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Namun, Ruben Loftus-Cheek dinyatakan offside saat bola memantul dari kaki Lukaku menuju ke arah dirinya. Atas dasar itu, gol Chelsea tersebut dianulir.
ADVERTISEMENT
Sebab, saat bola mengenai kaki Lukaku menuju Loftus-Cheek, Loftus-Cheek berdiri di depan semua pemain outfield Wolves. Situasinya, jadi seperti Lukaku mengumpan untuk Loftus-Cheek.
Pemain Chelsea Christian Pulisic beraksi dengan pemain Wolverhampton Wanderers Pedro Neto di Stamford Bridge, London, Inggris, Sabtu (7/5/2022). Foto: Action Images via Reuters/Andrew Couldridge
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Chelsea Christian Pulisic beraksi dengan pemain Wolverhampton Wanderers Pedro Neto di Stamford Bridge, London, Inggris, Sabtu (7/5/2022). Foto: Action Images via Reuters/Andrew Couldridge
International Football Association Board (IFAB) mengatur khusus tentang "Offside" dalam Pasal 11 Laws of the Game 2021/22. Ayat 1 membahas tentang "Posisi Offside" yang menjelaskan bahwa seorang pemain berada dalam posisi offside jika:
  • Setiap bagian dari kepala, badan, atau kaki berada di setengah lapangan lawan (tidak termasuk garis tengah) dan;
  • Setiap bagian dari kepala, badan, atau kaki yang lebih dekat ke garis gawang lawan daripada bola dan lawan kedua terakhir.
Tangan dan lengan semua pemain, termasuk penjaga gawang, tidak diperhitungkan. Untuk keperluan penentuan offside, batas atas lengan sejajar dengan bagian bawah ketiak.
ADVERTISEMENT
Seorang pemain tidak dalam posisi offside jika sejajar dengan:
  • Lawan kedua terakhir atau;
  • Dua lawan terakhir.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020