Kumparan Logo

Guardiola: Kami Bakal Lebih Kuat Musim Depan

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pep Guardiola memberi instruksi pada gelandang andalannya, David Silva. Foto: Reuters/Carl Recine
zoom-in-whitePerbesar
Pep Guardiola memberi instruksi pada gelandang andalannya, David Silva. Foto: Reuters/Carl Recine

Musim ini belum selesai, masih ada satu laga lagi yang mesti dilakoni Manchester City. Meski begitu, Pep Guardiola sudah memikirkan musim depan.

Satu laga itu pun amat krusial, bisa menentukan City menjadi juara Premier League musim ini atau tidak. Minggu (12/5/2019) malam WIB, The Citizens akan bertandang ke Amex Stadium untuk menghadapi tuan rumah, Brighton and Hove Albion.

Karena City cuma unggul satu angka atas Liverpool --mereka mengoleksi 95 poin, sementara Liverpool 94--, tidak ada alasan selain menang atas Brighton. Seri atau kalah, City mesti mengharapkan hasil serupa terjadi pada Liverpool --yang pada saat bersamaan menghadapi Wolverhampton Wanderers.

Sejauh ini, sih, Guardiola tidak menunjukkan rasa khawatir. Dari pernyataan-pernyataannya sebelum pertandingan, pria yang pernah menukangi Barcelona dan Bayern Muenchen ini betul-betul ingin menunjukkan bahwa ia optimistis City bakal menang. Malah, Guardiola bilang bahwa ia tidur nyenyak sebelum hari pertandingan.

embed from external kumparan

Entah pernyataan-pernyataan optimistis itu bagian dari rencana atau memang adanya begitu, yang jelas Guardiola dikenal sebagai orang yang tertata. Ia selalu merencanakan semuanya secara terperinci, termasuk taktik dan strategi timnya. Dani Alves pernah bilang, bagaimana cara dan skema pemain Barcelona mencetak gol bahkan sudah diatur sejak di ruang ganti.

Maka, tidak mengherankan apabila Guardiola mengatakan bahwa ia sudah mulai memikirkan musim depan. "Kami bakal jadi lebih baik. Musim depan, kami bakal lebih kuat. Saya yakin itu," ujar Guardiola seperti dilansir The Telegraph.

Musim ini, City punya skuat yang amat menjanjikan. Selain itu, kedalaman mereka cukup terjaga. Oleh karenanya, Guardiola cukup mudah merotasi pemain. Meski begitu, bukan berarti skuat City tidak punya kekurangan.

Guardiola disinyalir akan mencari pemain yang bisa jadi pelapis Fernandinho (34 tahun). Bukan rahasia apabila pemain asal Brasil ini memegang peran penting sebagai holding midfielder dan nyaris tidak ada pemain City lainnya yang bisa memegang peran itu sebaik dirinya.

embed from external kumparan

Bila Fernandinho absen, Guardiola biasanya memasang Bernardo Silva ke posisi yang lebih dalam. Masalahnya, Bernardo bukanlah pemain yang biasa memegang peran holding midfielder. Dia adalah seorang gelandang tengah.

Belakangan, City dikabarkan mengincar Rodri (22 tahun). Pemain milik Atletico Madrid ini biasa beroperasi sebagai gelandang bertahan --dan oleh karenanya, cocok untuk melapis Fernandinho. Per laporan Telegraph, City disebut rela mengeluarkan 60 juta poundsterling (sekitar Rp 1,11 triliun) untuk menggaet Rodri.