Guardiola: Saya Malu dengan Perlakuan Kulit Putih pada Orang-orang Kulit Hitam

Di hari kemenangan pertamanya pasca-penangguhan, Pep Guardiola mengaku malu atas segala tindakan rasialis yang dilakukan kulit putih terhadap orang-orang kulit hitam.
Guardiola tidak hanya bicara tentang kemenangan 3-0 yang diamankan Manchester City atas Arsenal pada Kamis (18/6/2020). Pelatih asal Catalunya tersebut mengungkapkan rasa muaknya pada ketidakadilan struktural yang menindas minoritas, termasuk orang-orang kulit hitam.
Sebelum pertandingan tersebut dimulai, seluruh pemain menyerukan Black Lives Matter lewat berbagai aksi: Mulai dari mengenakan jersi dengan tulisan Black Lives Matter dan emblem serupa, mengheningkan cipta, hingga aksi berlutut di tengah lapangan.
"Orang-orang kulit putih harus meminta maaf atas perlakuan mereka selama 400 tahun kepada orang-orang kulit hitam. Kita harus meminta maaf pada orang-orang kulit hitam. Saya malu dengan perlakuan orang-orang kulit putih pada orang-orang kulit hitam," jelas Guardiola, dilansir ESPNFC.
"Bagaimana bisa orang-orang merasa bahwa mereka berbeda dari orang lain? Perlakuan seperti itu tidak dapat diterima. Kita harus melakukan apa pun untuk menyadarkan orang-orang. Ada banyak hal yang harus kita lakukan untuk orang-orang kulit hitam, hal-hal yang belum pernah kita lakukan," tutur Guardiola.
Rasialisme bukan isapan jempol bagi Guardiola. Dia melihat dengan matanya sendiri pemain-pemain di Inggris berulang kali dihantam rasialisme.
Guardiola bahkan tidak perlu melihat jauh-jauh. Salah satu anak didiknya, Raheem Sterling, adalah pemain yang sering mendapat perlakuan rasial.
Akan tetapi, Sterling tak diam. Semakin sering dihantam, semakin lantang suaranya, semakin trengginas performanya. Pemain Timnas Inggris ini juga meluncurkan kampanye anti-rasialisme di media sosialnya.
Lewat perlawanan yang belakangan muncul--bahkan dari Premier League--Sterling akhirnya merasa bahwa sepak bola Inggris mulai kembali ke jalan yang benar.
"Saya melihat Premier League melakukan langkah besar dengan membiarkan kami bersuara. Apa yang terjadi belakangan ini memperlihatkan bahwa sepak bola Inggris ada di jalan yang benar," papar Sterling kepada Sky Sports.
"Kami melihat perubahan sedikit demi sedikit. Perubahannya alami. Kami melihat tim-tim menyuarakan perlawanan terhadap diskriminasi sebelum sepak mula. Aksi solidaritas ini adalah hal yang harus kita lakukan terus dengan baik," tutur Sterling.
====
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!
Ayo, ikutan Home of Premier League dan menangi 1 unit smartTV dan 2 jersi original klub Liga Inggris. Buruan daftar di sini.

