Harga Chelsea Naik Jadi Rp 52 Triliun, Termahal dalam Sejarah Sepak Bola
ยทwaktu baca 2 menit

Chelsea masih berada dalam ombang-ambing. Belum jelas nantinya klub asal London Barat ini akan menjadi milik siapa. Meski begitu, penjualan The Blues diyakini bakal menjadi yang termahal dalam sejarah sepak bola.
Media Spanyol, Marca, meyakini bahwa diperlukan uang sebesar 3,3 miliar euro (sekitar Rp 52 triliun) untuk kesepakatan mengakuisisi Chelsea. Ini bisa terjadi karena harga Chelsea akan didevaluasi akibat sanksi dari Pemerintah Inggris dan Uni Eropa kepada Roman Abramovich.
Meski tidak menerima uang dari transaksi Chelsea, pengusaha Rusia itu ingin memastikan bahwa Chelsea berada di tangan yang tepat dengan pemilik kaya. Jika angka penjualan itu terealisasi, penjualan Chelsea akan menjadi yang termahal dalam dunia sepak bola.
Kalau dibandingkan, dulu, keluarga Glazer 'cuma' butuh 950 juta euro (sekitar Rp 14,9 triliun) untuk mengakuisisi Manchester United (MU) pada 2005. Bahkan, konsorsium yang dipimpin Dana Kekayaan Negara Arab Saudi (PIF) hanya butuh 330 juta euro (sekitar Rp 5,2 triliun) untuk mengakuisisi Newcastle United pada 2021.
Ada banyak pihak yang dirumorkan ingin membeli Chelsea. Terkini, menurut laporan The Athletic, Raine Group selaku merchant bank yang ditunjuk langsung oleh Chelsea dan Pemerintah Inggris untuk menyortir calon bos The Blues mencoret dua nama dari daftar yang ada.
Mereka adalah pebisnis properti asal Inggris, Nick Candy; dan taipan Amerika Serikat, Woody Johnson. Mereka dilaporkan gagal lolos ke tahap berikutnya.
Sebelumnya, sudah ada konsorsium Arab Saudi, Saudi Media, yang dinyatakan gagal mengakuisisi Chelsea. Jadilah, dua penawar tertinggi Chelsea--Saudi Media dan Nick Candy--gugur dalam perburuan akuisisi klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu.
Menurut laporan Mirror, salah satu nama terdepan yang diyakini telah lolos ke tahap selanjutnya adalah miliarder asal Amerika Serikat, Todd Boehly. Boehly sebelumnya dilaporkan bermitra dengan taipan Swiss, Hansjorg Wyss.
Kedua pihak ini dianggap punya penawaran di angka 2,2 miliar poundsterling (Rp 41 triliun) dan sebelumnya menempati urutan ketiga perburuan akuisisi Chelsea, di bawah Saudi Media (Rp 50,3 triliun) dan Nick Candy (Rp 46,5 triliun).
Selain itu, ada nama Josh Harris dan David Blitzer yang dianggap berhasil meyakinkan Raine Group. Kedua nama ini dilaporkan sudah lama berinvestasi di bidang olahraga, terutama di Amerika Serikat dan mereka tercatat turut mendapat dukungan dari Martin Broughton, eks Ketua Liverpool, untuk membeli Chelsea.
