Kumparan Logo

Indra Sjafri Jelaskan Kelemahan Timnas U-20 Usai Kalah 0-3 dari Iran

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Timnas U-20, Indra Sjafri dalam sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (17/8/2024). Foto: Soni Insan Bagus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Timnas U-20, Indra Sjafri dalam sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (17/8/2024). Foto: Soni Insan Bagus/kumparan

Timnas Indonesia U-20 menelan kekalahan 0-3 dari Iran dalam pertandingan pembuka Piala Asia U-20 di China pada Kamis (13/2) malam. Coach Indra Sjafri menjelaskan beberapa kelemahan skuad 'Garuda Muda' di pertandingan itu.

Tiga gol kemenangan Iran dicetak oleh sundulan Hesam Nafari, tendangan salto Esmaeil, dan sundulan Mobin Dehghan. Kekalahan ini membuat Timnas U-20 untuk sementara ada di dasar klasemen Grup C.

Indra Sjafri menilai para pemain tampil tidak terlalu buruk. Namun, ada beberapa hal yang menjadi titik lemah Timnas U-20, sehingga celah tersebut bisa dimanfaatkan Iran.

''Kami tampil tidak terlalu buruk. Tapi, kami tidak memiliki antisipasi yang bagus mengenai crossing mereka,'' kata Indra Sjafri saat wawancara usai pertandingan.

''[Kelemahan kami saat] antisipasi bola-bola atas, dan ketika duel satu lawan satu. Kami lemah,'' lanjutnya.

Pemain Timnas Indonesia U-20 Muhammad Alfharezzi Buffon berebut bola dengan pemain Timnas Iran U20 Mohammad Dindar pada pertandingan Piala Asia U-20 2025 di Shenzen Youth Football Stadium, Shenzhen, Guangdong, China, Kamis (13/2/2025). Foto: Humas PSSI/ANTARA FOTO

Indra Sjafri juga menjelaskan bahwa kekuatan timnya berada pada kecepatan para pemain. Namun, hal itu gagal dimaksimalkan saat pertandingan melawan Iran.

Selanjutnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Uzbekistan pada Minggu (16/2). Uzbekistan merupakan jawara bertahan Piala Asia U-20 edisi sebelumnya.

''Sebenarnya, kami memiliki kecepatan untuk melakukan counter attack kepada mereka. Ada beberapa kali kami bisa membuat peluang, tapi tidak dapat dimanfaatkan,'' ucap Indra Sjafri.