Kumparan Logo

Irfan Bachdim Resmi Cabut dari PSS Sleman, Ini Penjelasan Manajer Tim

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesepak Bola PSS Sleman Irfan Bachdim melakukan selebrasi kemenangan usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/4). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pesepak Bola PSS Sleman Irfan Bachdim melakukan selebrasi kemenangan usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/4). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO

Desas-desus kejelasan kontrak Irfan Bachdim di PSS Sleman akhirnya terjawab. Itu dijelaskan langsung oleh manajer tim, Danilo Fernando, dalam sebuah pernyataan resminya.

Danilo menegaskan bahwa pihak klub dan sang pemain telah sepakat mengakhiri kontrak. Dengan kata lain, Bachdim sudah tak lagi menyandang status sebagai pemain 'Elang Jawa'.

"Akhirnya kita ketemu kata sepakat di antara kedua belah pihak, bahwa kita mengakhiri kontrak bersama," kata Danilo, Kamis (7/10).

"Yang jelas, dia bukan mengundurkan diri dan saya pastikan kita tidak ada masalah antara Irfan Bachdim dengan PSS," tambahnya.

Pesepak Bola PSS Sleman Irfan Bachdim melakukan selebrasi kemenangan usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/4). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO

Meski telah sepakat mengakhiri kontrak, pihak klub berharap eks penggawa Timnas Indonesia itu tetap melanjutkan kiprahnya di sepak bola. Melalui Danilo, PSS juga mengucapkan permohonan maaf dan ucapan terima kasih.

"Saya berharap dia masih tetap bermain sepak bola. Saya juga menyampaikan terima kasih selama dia di sini dan minta maaf jika ada salah-salah kata dari saya, tim pelatih, manajemen, atau pemain lain," tandasnya.

Irfan Bachdim tercatat bergabung sebagai pemain PSS sejak Februari 2020. Bersama PSS di Liga 1 2021/22, pemain yang sempat memperkuat Bali United selama tiga tahun itu turun dalam empat laga dengan koleksi satu gol.