Kumparan Logo
Jose Mourinho
Jose Mourinho memeluk Harry Kane.

Jose Mourinho: Harry Kane Cedera, Tottenham Tidak Punya Striker Lagi

kumparanBOLAverified-green

comment
87
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jose Mourinho jelang debut Liga Champions sebagai pelatih Tottenham. Foto: Reuters/Andrew Couldridge
zoom-in-whitePerbesar
Jose Mourinho jelang debut Liga Champions sebagai pelatih Tottenham. Foto: Reuters/Andrew Couldridge

"Jika saya bicara terlalu banyak, saya pusing sendiri," seperti itu omongan Jose Mourinho kepada The Guardian soal cedera penyerangnya, Harry Kane.

Jelang laga melawan Liverpool, Tottenham Hotspur--klub asuhan Mourinho--memang dihantam masalah serius. Tendon hamstring kiri Kane pecah sehingga mesti absen.

Oke, sebenarnya masalah terbesar bukan karena Kane tak bisa turun arena di laga melawan Liverpool, tetapi karena harus menepi sampai April.

Posisi Tottenham di Premier League 2019/20 sedang tak baik. Jelang laga pekan 22, mereka ada di peringkat tujuh berbekal 30 poin. Sheffield United yang datang sebagai tim promosi saja ada di posisi lima.

Jose Mourinho memeluk Harry Kane. Foto: Reuters/Carl Recine

Absennya Kane adalah senyaring-nyaringnya alarm tanda bahaya. Kane adalah satu-satunya penyerang tengah yang dimiliki Tottenham.

Produktivitasnya dalam mencetak gol juga teruji. Penyerang asal Inggris itu menjadi topskorer sementara tim dengan koleksi 17 gol. Ya, wajar kalau Mourinho pening.

"Kami tidak memiliki penyerang lagi. Oke, tidak ada lagi striker di skuat kami. Pada dasarnya kami cuma punya satu, tetapi sekarang tidak fit. Ya, sudah. Kami tidak punya penyerang lagi," tutur Mourinho kepada The Guardian.

"Semua orang tahu kami tidak akan bisa bermain dengan normal jika Harry Kane tidak masuk tim. Dari sini, saya tegaskan: Kami kini tidak bisa bermain dengan cara yang sama dengan saat Harry Kane ada di tim," jelas Mourinho.

kumparan post embed

Son Heung-min disebut-sebut sebagai kandidat kuat 'pengganti' Kane. Akan tetapi, Mourinho mengisyaratkan bahwa penyerang yang ia inginkan adalah penyerang murni, pemain nomor 9. Catatannya, peran itu bukan Son banget.

"Son bukan striker. Danny Rose bisa saja penyerang sayap kanan. Namun, sebenarnya ia bek kiri. Simpel, lho, sebenarnya. Davinson Sanchez besok [lawan Liverpool] bisa main sebagai striker. Namun, dia 'kan bek tengah," jelas Mourinho kepada The Guardian.

"Striker bagi saya itu target man, pemain nomor 9. Son bukan pemain seperti itu," lanjut Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu tidak asal bicara. Ia berusaha mengisi kekosongan pos yang ditinggalkan Kane dengan menugaskan Son dan Lucas Moura di garda terdepan saat berlaga melawan Middlesbrough di babak ketiga Piala FA 2019/20.

Hasilnya tidak memuaskan. Keduanya tak cukup produktif dan Tottenham mesti melakoni laga ulangan karena pertandingan tadi selesai dengan skor 1-1.

Berangkat dari situ, tidak heran jika Mourinho dikabarkan membidik striker murni di bursa transfer musim dingin 2020. Spekulasi teranyar, sih, Krzysztof Piatek.

Pertandingan antara Tottenham Hotspur vs Burnley di Tottenham Hotspur Stadium, London, Inggris. Foto: Reuters/Paul Childs

Mourinho boleh bicara ke sana ke mari sedang pening menghadapi masalah. Namun, Mourinho pelatih cerdik.

Bukan tidak mungkin kalimat "Kami kini tidak bisa bermain dengan cara yang sama dengan saat Harry Kane ada di tim" adalah isyarat bahwa ia sudah mempersiapkan taktik lain. Kalaupun taktik itu tidak spesial, selama bisa memenangkan Tottenham, ya, tak masalah.

Toh, Jose Mourinho kini adalah The Happy One. Ia pasti punya siasat agar kesenangan itu tidak beranjak darinya.

-----

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.

collection embed figure